Skip to main content

follow us

1001 Cerita Stimuno Untuk Balita "Kembali ke Masa Lalu dengan Papan Ajaib"


Stimuno untuk balita 1 tahun keatas dan dewasa, Jakarta(18/02) - Balita dan orang tua merupakan satu tim yang tidak dapat dipisahkan. Masa pertumbuhan serta perkembangan balita, sangat bergantung pada peran serta kedua orang tua dalam menstimulasi balita agar dapat mengembangkan potensi diri guna persiapan masa depanya.

Saya sendiri merasakan bahwa hingga dewasa kini, saya masih dianggap sebagai anak yang masih balita. Saya menyadari bahwa, orang tua akan selalu menganggap anak sebagai aset yang paling berharga bagi keduanya.

Maka dari itu, tak perlu heran jika keduanya masih merasa khawatir pada saat kita sudah beranjak dewasa.

Misalnya saja mengingatkan melalui sms, jangan tinggalkan shalat ya nak! makan teratur, jangan telat! kerjanya hati-hati! doa mamak sama bapak bersamamu. Semoga sukses selalu!

Pernahkah teman-teman merasakan, ketika teman-teman waktu masih kanak-kanak dan orang tua pada saat itu hanya mampu mengumpulkan uang untuk kita makan serta membayar biaya sekolah? Kemudian simpanan uang terbatas, kedua orang tua rela berpuasa tidak belanja pakaian baru, makan, ngopi atau sekedar beli camilan.

Kesederhanaan itulah yang membuat saya semakin bersyukur, bahwa kedua orang tua telah berusaha sekuat tenaga memberikan rasa kasih sayang yang terbaik.

Pada masa kanak-kanakpun, saya diberikan kebebasan untuk bermain dengan siapa saja. Membiarkan saya bersosialisasi dengan teman-teman, bermain diluar rumah seperti anak seumuran saya pada umumnya.

Justru, jika saya berdiam diri dirumah malah dimarahi..

Setelah kegiatan diluar usai, saya diminta menguraikan kegiatan apa saja yang saya lakukan diluar rumah. Mungkin inilah metode yang orang tua lakukan, untuk membuat anaknya lebih terbuka dalam berdiskusi bersama keluarga.

Hingga saat ini, ketika saya ingin memulai suatu kegiatan pun. Saya lebih memilih untuk berdiskusi dengan orang tua, meminta saran serta do'a restu.

Dari sikap kedua orang tua tersebut, saya merasa sudah mendapatkan bekal yang cukup ketika nanti sudah mendapatkan amanah memiliki anak. Kurang lebihnya, seperti usaha, perhatian, dan kasih sayang kedua orang tua saya dalam memersiapkan masa depan.

Masa Kanak-Kanak, Diisi Mempelajari Banyak Hal  


Balita selalu penasaran akan hal-hal yang baru ia temui. Rasa penasaran tersebut menarik perhatiannya untuk berinteraksi langsung dengan apa yang dilihat pertama kali.

Maka dari itu tidak ada salahnya juga orang tua memberikan kebebasan anak dalam bereksplorasi, berpendapat, bersosialisasi dengan hal-hal baru yang anak lihat. Karena masa kanak-kanak ini, merupakan masa dimana setiap pemikiran individu diisi dengan kegiatan buntuk mempelajari banyak hal baru.

Alhamdulillah, kedua orang tua tidak memberikan batasan saya dalam bermain bersama teman-teman. Selain bersosialisasi dengan teman-teman, bagi saya permainan tradisional jaman dulu itu jauh lebih menarik.

Mari saya ajak teman-teman untuk mengingat serta memutar memori kita tentang, permainan tradisional yang pernah kita mainkan. Tentunya teman-teman yang lahir di tahun 90an pasti sudah sangat akrab dengan permainan dibawah ini.

Bermain Sambil Belajar Bagian untuk Melatih Fisik dan Mental


Pasti teman-teman akan setuju, jika saya mengatakan bahwa permainan tradisional yang pada jaman sekarang ini justru semakin ditinggalkan. Ingin rasanya permainan ini tetap abadi hingga anak cucu kita nanti.

Menceritakan sebuah petualangan menarik masa kecil, sebelum teknologi bercampur dengan kehidupan bersosial.

Seharusnya generasi kita, mengatahui betapa asyiknya masa kecil dengan permainan tradisional. Saya yakin, hampir setiap orang yang lahir di tahun 90an, pernah memainkan beberapa permainan ini di masa kecilnya.

1. Petak Umpet


Permainan ini bisa dimainkan banyak orang. Paling males jika sudah kebagian jadi yang "jaga". Apalagi nih sifat anak kecil kadang ada yang suka pulang kerumah ketika kebagian waktunya ngumpet. Permainan bisa dari pagi hingga siang hari. 

Kalau udah siang biasanya dicari orang tua disuruh makan, terus istirahat siang. Permainan dilanjutkan lagi ketika sekolah mengaji di sore hari. 

2. Lompat Tali


Biasanya yang paling lincah lompat tali anak-anak perempuan, beberapa bahkan memiliki trik khusus untuk lompat seirama dengan tali. 

3. Main Layangan


Bermain layangan di sawah atau ditempat terbuka memang sungguh menyenangkan. Sampe membawa bekal makanan untuk dibawa. Entah kenapa dulu bermainan layangan membuat hati senang. 

Kalo sekarang udah dewasa gak main layangan. Karena udah merasakan gak enaknya ditarik ulur seperti layangan. Ketika benangnya putus, eh jadi bahan rebutan (dikejar anak-anak lain). Dan kita cuma bisa mengikhlaskan layangan jadi bahan rebutan.

4. Mobil-Mobilan

Setiap anak laki-laki pasti menyukai permainan ini. Membuat mobil sendiri dari bambu, atau batok kelapa. Sambil berlari, untuk membuktikan mobil-mobilan siapa yang paling tangguh dan layak jadi juara.

5. Engklek


Permainan ini Biasanya kita mainkan sore, menunggu waktu magrib tiba. Ketika udah adzan, semuanya bubar dan mandi untuk shalat berjamaah dan mengaji di masjid. 

6. Tarik Tambang


Sebuah permainan yang dijadikan ukuran tim siapa yang paling tangguh. Kadang ada juga kejadian lucu ketika salah satu anggota tim yang terjatuh dan bikin semuanya tertawa.

7. Egrang


Permainan egrang ini terbuat dari bambu dan kita gunakan untuk adu balap lari dengan egrang. Kadang kalo ada yang jatuh, terus terluka lututnya. Teman-teman lain mengantarkan pulang, kadang sampe dimarahin abis-abisan. 

8. Balap Karung


Permainan ini sering diadakan ketika menjelang kenaikan kelas mengaji. Yang menang biasanya mendapatkan buku lengkap dengan alat-alat tulis.

9. Berenang di Sungai


Kalau permainan ini hampir setiap pulang sekolah kita mandi di sungai sambil kejar-kejaran, melempar teman-teman dengan bola-bola pasir. Apalagi ketika musim penghujan, dimana air sungai deras dan dalam. Ini menjadikan permainan yang super duper keren. 

Sebenarnya masih banyak lagi permainan yang pernah saya mainkan dimasa kecil. Semoga lain waktu saya dapat mendokumentasikan secara langsung permainan-permainan tradisional, agar anak cucu kita mengenal petulangan ayah dan ibunya dijaman dulu.

Jangan Sampai Sakit Menjadi Penghalang Tumbuh Kembang Balita


Intinya bukan permainan masa kecil saja yang menjadi pembasan kita saat ini... 

Namun kegiatan masa kanak-kanak kita di tahun 90an, jauh lebih menyenangkan dan menyehatkan. Dibandingkan permainan anak-anak saat ini, yang lebih memilih berdiam diri dan fokus pada permainan game online. Sehingga lebih berisiko mudah terserang penyakit.

Manusia saja bisa bervolusi dari balita hingga dewasa, tentu virus penyakit juga dapat berevolusi menjadi lebih beragam. Sehingga untuk menjaga daya tahan tubuh anak-anak perlu adanya perhatian khusus, demi tumbuh kembangnya. Apalagi soal makanan dan gaya hidup sehat dengan beraktifitas olahraga.

Tak terasa kita sudah beranjak dewasa. Tentu kita harus banyak belajar dari masa lalu, dari permainan tradisional masa kecil. Agar suatu saat nanti, bisa mengenalkan serta mengarahkan anak-anak kita untuk tetap aktif berolahraga melalui permainan tradisional.

Setelah kita bernostalgia dengan permainan tradisional. Saatnya mengamati sekitar...

Temen-temen kumpul, mantan, udah pada nikah. Udah pada punya anak. Kalo melihat pernikahan orang lain sih keliatan adem-adem saja. Ternyata masih ada cerita-cerita lucu juga, ketika punya anak pertama.

Kalo kita-kita yang masih jomblo gini masih belum punya tanggung jawab merawat anak. Palingan yang punya adik, punya pengalaman ketika adik sakit dan cara-cara penanganannya.

Sayangnya, saya anak tunggal jadi gak ada pengalaman menarik seputar balita. Palingan hanya sekilas gendong maupun melihat balita yang sakit flue, batuk-batuk, mencret, muntah.

Pernah gendong keponakan yang baru lahir, eh malah pipis dari situ gak berani gendong balita yang baru lahir. Hehe...

...Mungkin temen-temen juga ada kesamaan dengan saya, yang statusnya anak tunggal.

Bicara soal balita...

Usia saya nih udah hampir masanya untuk menikah dan punya anak. Saya pikir tanggung jawab akan lebih berat, dibandingkan waktu masih jomblo.

Udah harus mikir uang belanja istri (anak orang nih bukan anak dedemit). Kemudian ketika nanti dapat amanah lagi, istri hamil terus punya anak (anak sendiri nih).

Pastinya kalo gak ada persiapan sama sekali soal balita. Ketika istri bilang "Mas...dedek mencret. Mas, si dedek muntah-mutah. Mas...si dedek flu, batuk, kulitnya bintik merah".

...Tentu kita yang masih belum berpengalaman soal balita akan super...super panik.

Maka dari itu harus mulai belajar dari teman-teman yang udah punya balita. Gimana suka dukanya ketika memiliki balita.

Terutama ketika balita mengalami sakit, yang umum dialami oleh balita yang baru lahir. Pada artikel ini, sebagian besar saya dapatkan dari pengalaman pribadi teman-teman yang udah nikah duluan.

...Mengantisipasi lebih baik dari mengobati bukan?

Katanya sih, balita mengalami sakit yang wajar mencret, pilek, batuk, demam, ruam pada kulit. Tapi meskipun wajar, apakah ada cara yang tepat untuk menangani serta mencegah penyakit datang kembali?

Balita sering mengalami sakit berulang ternyata dinilai wajar saja dalam dunia medis, karena sistem imun tubuh yang sedang berkembang dan beradaptasi dengan lingkungan, sehingga rentan terkena virus maupun bakteri. 

...Balita dapat dikategorikan sakit yang dinilai wajar apabila kondisi sakit kurang lebih 4-8 kali dalam satu tahun.

Kemudian apabila dalam satu tahun balita mengalami sakit 8 kali dalam satu tahun masih dikategorikan wajar asalkan kategori sakit masih ringan.

Sakit ringan pada balita yaitu ketika jarak waktu anak sakit tidak terlalu dekat, misalnya jangka waktu sakit kurang lebih sekitar 2 bulan. 

Adapun ketika balita sakit tidak mengalami durasi yang terlalu panjang, misalnya sakit pada balita terjadi dalam periode 3-7 hari.

Begitupun dengan jenis penyakit yang diderita balita tergolong ringan dan dapat diatasi dengan cara meningkatkan sistem daya tahan tubuh balita. Kondisi balita yang masuk dalam kategori yang perlu perawatan khusus, yaitu ketika balita mengalami sakit terlalu sering 3-4 kali sakit dalam satu bulan, karena flu maupun diare yang sebenarnya umum dialami oleh balita.

Penyebab Anak Sering Sakit


Maka dari itu apabila balita sering terkena penyakit, perlu dilakukan prosedure pemeriksaan pada balita lebih lanjut oleh ahlinya. Berikut ini ulasan penyebab anak sering sakit yang bisa menjadi panduan calon ibu dan bapak untuk buah hati tercinta.

1. Gangguan Imunologis 



Dalam kategori balita sakit ringan namun untuk periode waktu sakit nya terlalu sering, tentu akan membuat pasangan muda sebagai orang tua akan cemas dan khawatir. 

Penyebab terjadinya gangguan kesehatan pada balita karena imunologis pada saat balita lahir. Balita yang memiliki sistem imun tubuh yang rendah tentunya akan lebih mudah mengalami infeksi.

2. Infeksi kronis


Adapun gangguan infeksi pada balita yang bisa dikatakan kronis. Balita yang terlahir normal tanpa adanya penyakit turunan dari orang tua. Bisa jadi juga karena faktor lingkungan karena kontak langsung dengan penderita penyakit, misalnya saja penyakit asma atau TBC sehingga balita terkena virus penyakit tersebut.

3. Faktor Cuaca


Daya tahan tubuh balita juga dapat terpengaruh karena pergantian cuaca, bisa juga karena faktor turunan keluarga yang pernah menderita sakit alergi pada cuaca misalnya saja pilek, diare dan mengalami infeksi virus lainya. 

4. Gangguan gizi


Daya tahan tubuh balita selain dari pengaruh lingkungan juga bisa disebabkan dari gangguan gizi, karena gangguan tersebut dapat berpengaruh pula dengan daya tahan tubuh balita menjadi terganggu.

Kebutuhan suplemen atau gizi pada palita yang kurang tepat juga bisa berpengaruh pada daya tahan tubuh balita juga hlo, ini juga yang menjadi salah satu penyebab balita mudah terserang penyakit.

Pemberian makanan pada balita yang tidak tepat menjadi alasan kenapa balita lebih mudah terkena penyakit. Bisa jadi juga mengakibatkan balita juga nafsu makanya berkurang.

Balita yang susah makan, tentunya sumber nutrisi yang dibutuhkan balita juga akan berkurang padahal makanan merupakan sumber nutrisi yang harus diberikan untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan serta perkembangan balita.

5. Riwayat Penyakit Tertentu 


Balita yang sering sakit kadang juga dihubungkan dengan riwayat penyakit yang sudah sering terjadi, misalnya saja balita pernah mengalami diare, flu, tipus yang harus diberikan perhatian serta penanganan yang tepat sehingga kejadian serupa tidak terjadi dalam rentan waktu yang singkat.

Apakah berbahaya jika balita sering mengalami sakit? Sangat memungkinkan, bagi balita yang sering sakit akan mempengaruhi kondisi perkembangan dan pertumbuhanya.

Yang paling terlihat biasanya berat badan balita menurun, karena berat badan balita djadikan sebagai indikator tumbuh kembang balita apabila balita memiliki berat badan jauh dari garis normal maka dikhawatirkan balita mengidap gangguan kesehatan balita yang serius.

Kondisi balita yang sering mengalami sakit harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter ahli, sehingga bisa dilakukan pemeriksaan serta penanganan yang tepat.

Apabila hasil pemeriksaan balita terbukti memiliki gangguan kesehatan yang kronis maka dapat dilakukan indentifikasi sakit lebih dini untuk mengurahi serta mencegah dari perkembangan penyakit tersebut.

Bisa dikatakan sakit pada balita tidak dapat disimpulkan yang sering sakit dapat membahayakan atau tidak, ketika belum ditemukan faktor penyebab penyakitnya. Karena kondisi daya tahan tubuh setiap balita tentu berbeda beda.

Adapun beberapa cara untuk mengantisipasi agar balita tidak sering sakit meskipun sakit yang dialami oleh balita termasuk sakit ringan dan dalam waktu yang cukup sering.

Sebagai orang tua buah hati, tenu harus selalu waspada terlebih ketika balita diusia 0-5 tahun yang merupakan masa emas balita.

Kondisi tubuh balita yang tidak sehat tentunya akan mengganggu perkembangan balita salah satunya faktor lingkungan balita.


Balita yang berusia 0-5 tahun masih dianggap wajar apabila, balita mengalami periode sakit 5 hingga 8 kali dalam dalam kurun waktu 1 tahun. 

Meskipun begitu sebagai orang tua tidak ada salahnya juga untuk tetap waspada dengan melakukan tindakan pencegahan dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh balita. Berikut ini beberapa ulasan yang dianjurkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh balita agar tidak mudah sakit: 

Anak diusia 5 tahun masih dianggap wajar-wajar saja apabila mengalami sakit periode waktu 4 hingga 8 kali dalam waktu satu tahun, namun tetap tidak ada salahnya juga waspada dnegan melakukan tindakan pencegahan. Berikut ini beberapa ulasan untuk menjaga daya tahan tubuh balita agar tidak mudah terkena penyakit:


1. Menjaga pencernaan balita agar tetap sehat

Tubuh balita menjadi kuat karena terdapat 80% antibodi yang diproduksi alami dalam tubuh, tepatnya pada saluran pencernaan balita.

Antibodi memiliki fungsi untuk menetralkan atau melawan bakteri yang masuk ke dalam tubuh balita. Untuk menjaga agar bagian dari pencernaan balita dapat memaksimalkan fungsinya menjadi lebih sehat yaitu dengan pemberian susu alami berupa ASI eksklusif hingga dalam jangka waktu 6 bulan pertama. Pemberian ASI ini rutin sampai balita berusia 2 tahun.

2. Memberikan Imunisasi untuk Balita

Mengikuti program imunisasi pemerintah yang ditujukan untuk balita. Hal ini bermaksud untuk meningkatkan daya tahan tubuh balita dan mengurangi resiko terkena inveksi dan bakteri penyakit. Sehingga tubuh kembang balita lebih baik.

Karena permasalahan yang sering dihadapi terhadap daya tahan tubuh balita yang berkurang atau masih kurang sempurna. Dengen mengikuti serta memberikan vaksinasi dapat meningkatkan daya tahan tubuh balita dari gangguan penyakit yang umum dialami oleh balita 0-5 tahun.

3. Menerapkan Pola Hidup Sehat Sejak Dini

Membantu balita dalam melakukan aktivitas olahraga ringan. Misalnya saja olahraga yang dilakukan bersepeda sore, jalan santai, aktivitas bermain dengan teman-teman seumuranya.

Perlu juga untuk memperhatikan waktu istirahat yang cukup untuk menjaga energi dalam tubuh, pada saat istirahatlah tubuh memproduksi sistem imun tubuh yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak.


4. Memberikan Asupan Nutrisi yang Tepat


Makanan apapun akan memberikan dampak pada tubuh. Tidak hanya masalah kenyang saja, namun harus memperhatikan nilai-nilai gizi untuk balita.

Makanan yang tepat untuk balita yang bisa orang tua berikan yaitu makanan yang mengandung vitamin C untuk memberikan kekebalan tubuh, vitamin E menjadi anti oksidan dan perlindungan dari radikal bebas, Omega 3 untuk menjaga kesehatan jantung.

Kemudian untuk balita usia 0-5 tahun yang mengalami sakit berulang lebih dari 8 kali dalam setahun, atau sakit berulang 3 kali dalam sebulan, orang tua harus segera melakukan tindakan medis dengan memeriksakannya ke dokter ahli untuk mencari penyebab utama balita sering sakit. \

Tindakan pencegahan untuk balita agar tidak sering sakit, yaitu dengan menerapkan hidup sehat serta pola tidur yang teratur diikuti dengan asupan nutrisi yang bergizi.

Ini Kebiasaan Baik agar Balita Tidak Mudah Sakit


Tubuh balita sangat berbeda dengan tubuh orang dewasa, karena tubuh balita masih dalam tahap perkembangan. Sehingga balita lebih rentan terinfeksi virus maupun bakteri yang menjadi penyebab penyakit. 

Para dokter ahli mensosialisasikan bahwa resiko tersebut dapat dihindari dengan memberikan balita vitamin serta nutrisi yang tepat. Adapun sebaiknya diiringi dengan melakukan 6 kebiasaan yang dapat membantu tumbuh kembang balita menjadi lebih kuat dan sehat.

1. Beraktifitas Setiap Hari

Ini seperti yang telah saya ulas diatas. Bahwa memang benar ada sebuah penelitian mengatakan, bahwa tubuh yang sering beraktifitas, dapat mengurangi risiko terinfeksi penyakit demam maupun flu kurang lebih 25 hingga 50 persen /tahun. 

Kenapa bisa demikian?

Karena memiliki kebiasaan dalam berakfitas, tubuh merespon dengan meningkatkan sel-sel yang terdapat didalam tubuh untuk memperkuat diri melawan virus maupun bakteri yang berbahaya bagi tubuh. 

Dr. Harley A. Rotbart, MD, seorang penuls buku Germ Proof Your Kids Mengatakan " Orang tua disarankan untuk beraktifitas ringan, misalnya saja bermain atau sekedar berjalan-jalan setiap hari. Kegiatan tersebut tentunya akan membantu tumbuh kembang balita dalam memproduksi sistem kekebalan tubuh secara alami, dibandingkan dengan pemberian vitamin maupun obat-obatan. 

Beberapa aktivitas fisik harian yang disukai balita misalnya bermain sepeda keliling taman, memanjat, berenang, bermain bola, lompat tali. 

Agar suasana bermain dan belajar lebih menyenangkan, teman-teman bisa mengajak balita beraktivitas diluar rumah dan pastikan untuk mengurangi fasilitas gadget pada balita agar lebih fokus pada aktivitas fisik yang ia lakukan.

2. Mencuci Tangan dengan Benar

Teman-teman dapat membantu balita untuk menggosok tangan yang baik dan benar, sehingga ketika balita sudah tumbuh ia akan menjadi terbiasa untuk mencuci tangan. 

Berikut langkah langkah untuk mencuci tangan dengan cara yang baik dan benar. 1.) Menggosok telapak tangan. 2.) Menggosok bagian punggung tangan 3.) Menggosok bagian sela-sela jari, kuku, ibu jari serta bagian pergelangan tangan dengan menggunakan sabun anti bakteri. 

Setelah menggosok bagian tangan dengan sabun, bilas tangan menggunakan air bersih yang mengalir. Kebiasaan mencuci tangan dengan baik dan benar, telah terbukti dapat menekan risiko virus maupun bakteri penyebab penyakit agar tidak masuk pada saluran pencernaan dan saluran pernapasan. 


3. Waktu Istirahat Yang Cukup

Pastikan balita teman-teman memiliki waktu yang cukup untuk istirahat setiap hari, jangan terlalu tidur terlalu larut malam agar waktu istirahatnya cukup. Karena menjaga jam istirahat balita, juga bagian penting dalam tumbuh kembang balita. 

Dr. Rotbart mengatakan " Balita yang memiliki jam istirahat tidur yang tidak cukup dapat meningkatkan resiko penyakit demam dan flu kurang lebih 2 kali lipat, dibandingkan dengan balita yang memiliki waktu istirahat yang cukup".

Berikan suasana yang nyaman agar balita memiliki kualitas tidur yang baik. Pastikan juga untuk tidak memberikan kebebasan balita dalam beraktivitas disiang hari, karena biasanya balita yang terlalu capek akan membuat balita lebih susah untuk tidur nyenyak pada jam istirahat di malam harinya. 

4. Hindari Kebiasaan Balita Menyentuh Wajah

Teman-teman pasti pernah lihat, balita yang baru lahir tangannya di berli pembungkus tangan. Ini agar dapat mengantisipasi balita tidak mencakar muka ataupun memasukkan jarinya ke mulut. 

Adapun balita yang sudah beranjak tumbuh serta bermain diluar ruangan, terkadang memiliki kebiasaan menyentuh wajah dan wajah dengan tanganya ketika usai beraktivitas diluar ruangan. 

Maka dari itu, memberikan contoh balita untuk selalu mencuci tangan dengan baik dan benar usai mereka beraktivitas main bersama teman-temannya. Jangan lupa juga untuk mengajarkan agar balita teman-teman tidak berbagi gelas, sikat gigi, sedota, sendok, garpu dengan orang lain.

5. Pemberikan Suplemen Tepat Untuk Balita

Jangan berikan sembarang suplemen untuk balita. Pastikan suplemen yang teman-teman kepada balita, terbuat dari bahan herbal yang aman. Tepat sekali pada ulasan kali ini, saya kanan memberikan pembahasan lengkap suplemen yang terbuat dari bahan herbal alami untuk menjaga tumbuh kembang balita. 

Formula Baru Sirup Stimuno Untuk Balita 


Selain memperhatikan hidup sehat, pola tidur dan makanan yang bergizi. Ada sebuah produk yang bisa menjadi suplemen vitamin yang bisa menjadi alternatif tambahan vitamin untuk balita yaitu Stimuno.

Sirup stimuno baik untuk tubuh dan aman bagi balita. Saya mencari sebuah informasi tentang suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh buah hati. Kemudian menemukan suplemen Stimuno yang aman untuk masa tumbuh kembang anak.

Maka dari itu saya mengulas sebuah suplemen yang satu ini, terutama untuk teman-teman yang sudah memiliki buah hati, siapa tahu tertarik untuk menggunakan produk Stimuno untuk balita yang berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh buah hati.

Setelah saya membaca tentang produk Stimuno yang mampu memberikan perlindungan dalam masa tumbuh kembang anak ini...
...Ternyata Stimuno ini tidak terbuat dari bahan kimia, dan sudah teruji aman dikonsumsi untuk anak yang masih dalam tahap perkembangan sistem imun tubuhnya.

Sirup Stimuno  terbuat dari tanaman meniran yang memiliki nama latin Phyllanthus Niruni. Pembuatan sirupnya dibuat dari bagian batang, daun, akar dan buahnya.

Bahkan menurut dokter ahli DR. Drs. Suprapto Ma'at Apt MS, seorang dokter peneliti obat herbal yang meneliti tentang khasiat dari ekstrak meniran ini mengatakan bahwa bahan ekstrak meniran ini sudah terbukti miliki khasian dalam membantu penyembuhan penyakit.

Bahan Stimuno untuk bayi dari ekstrak meniran merupakan imunomodulator yang membantuk meningkatkan sistem imun agar tumbuh kembang balita dapat bekerja optimal menghadapi serangan mikroba dan virus.



Keunggulan Sirup Stimuno Terhadap Imun Tubuh



Stimuno untuk balita ini tidak hanya sekedap sirup vitamin yang mampu meningkatkan serta menjaga daya tahan tubuh balita. Minuman Stimuno ini juga dapat bekerja secara langsung dapat memperkuat sistem imun balita dengan cara memproduksi antibodi dalam tubuh.

Bisa dikatakan pada saat Stimuno bekerja didalam tubuh ini diibaratkan seperti tentara yang membentuk benteng pertahanan tubuh seseorang.

Dengan mengkonsumsi sirup Stimuno, diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh buah hati untuk melawan berbagai bakteri dan virus.

...Udah kayak film perang-perangan..hehe

Selain itu Stimuno untuk balita juga sudah teruji klinis dan aman dikonsumsi oleh balita. Dengan uji klinis tersebut tentunya lebih meyakinkan pengguna, untuk mendapatkan produk ini di sarana pelayanan kesehatan tentunya.

Baca juga : Stimuno untuk anak balita usia 1 tahun ke atas

Perlu orang tua ketahui juga, bahwa produk Stimuno untuk balita ini merupakan sebuah produk herbal yang bersertifikat Fitofarmaka, yaitu sebuah sertifikat yang dikeluarkan untuk obat tradisional dari bahan herbal atau alami yang disejajarkan dengan sebuah obat modern.

Tak cukup itu saja, proses pembuatan sirup Stimuno ini juga berstandar tingi, ditunjang dengan bukti ilmiah dan melewati uji klinik pada manusia secara langsung.

Dengan berbagai informasi suplemen vitamin sirup Stimuno ini tentunya bisa menjadi alternatif orang tua untuk memberikan produk sumplemen yang tepat dalam meningkatkan daya tahan tubuh balita.

Stimuno untuk balita juga aman dikonsumsi dengan obat resep dokter yang lainya. Misalnya saja ketika balita sakit pilek, panas, batuk dan sudah mendapatkan obat dari dokter. Sirup herbal yang terbuaht dari tanaman meniran ini juga dapat dikonsumsi untuk mempercepat penyembuhan balita.

Bahan yang ada di dalam kemasan stimuno memiliki peran sebagai inmmunomodulator, dan inilah yang menjadi pembeda antara stimuno dengan multivitamin lainya.

Multivitasmin yang beredar dipasaran hanya berfungsi sebagai media untuk melakukan perbaikan sel-sel tubuh yang mengalami kerusakan fungsi. Seperti halnya sebuah jaringan komputer yang mulai usang, dan kabel-kabel yang terputus.

Stimuno memiliki fungsi sebagai immonomudolator yang bisa dikatakan sebagai alat untuk membantuk memperbaiki stuktur jaringan dan memperkuat sistem imun atau antibodi.

Fungsi dari sistem imun ada 3 macam :
  • PERTAHANAN tubuh, memiliki fungsi pada jaringan tubuh untuk menscan benda-benda asing yang masuk kedalam tubuh misalnya saja melalui nutrisi yang masuk kedalam tubuh kita. Apabila ada benda-benda yang mencurigakan sistem imun akan memproses benda tersebut sebagai ancaman tubuh dan secara otomatis tubuh melakukan pertahanan ini.
  • PERONDAAN, sebagian dari sel-sel imun memiliki bagian-bagian khusus yang dapat untuk meronda ke seluruh bagian tubuh. Apabila ditemukan sel-sel tubuh yang mengalami mutasi maka sel peronda tersebut akan membinasakannya secara otomatis. 
  • KESEIMBANGAN, atau fungsi homeostatik memiliki arti lain menjadi bagian dari tubuh untuk menjaga keseimbangan dari komponen tubuh.

Kapan Harus Menggunakan Stimuno


Seperti yang telah saya rangkum pada ulasan diatas, Stimuno untuk balita ini aman dikonsumsi karena terbuat dari bahan herbal. Sehingga aman, apabila dikonsumsi setiap hari sekalipun.

...Emang kalo gak lagi sakit, apa perlu memberikan sirup stimuno pada anak-anak?

Baca Juga : Harga stimuno untuk anak balita dan dewasa

Wah...jangan dianggap spele dulu, karena mencegah penyakit lebih baik dari pada mengobati. Kalo balita udah sakit, orang tua juga ikut pening juga kan pastinya.

Nah pemberian Stimuno untuk balita yang sehat, dapat menjaga sistem imun tubuh agar lebih kuat untuk melawan bakteri dan virus. Maka dari itu minum Stimuno setiap hari juga bisa jadi pilihan untuk mencegah balita dari serangan penyakit.

Sementara pemberian sirup Stimuno pada balita yang sakit...akan membantu mempercepat proses penyembuhan balita dari dalam tubuh secara alami.

Kemasan Produk Stimuno yang Menarik



Produk sirup suplemen Stimuno untuk balita dipasarkan sejak tahun 1999, produk pertamanya sih bentuk sirup dalam kemasan kapsul.

Kemasan Stimuno terdiri dari botol kemasan ukuran 100 ml dan 60 ml dengan dua rasa sirup Tutty Fruty dan rasa sirup anggur.

Setiap 1 sendok Stimuno terdiri dari 25 mg ekstrak Pyllanthus Niruri. Stimuno sirup dan tentunya aman dikonsumsi oleh balita mulai dari usia 1 tahun.

Aturan penggunaan sirup/cara pakainya: Baiknya diminum setiap hari 1 hingga 3 kali sehari, dengan takaran 1 sendok makan.

Varian Rasa Stimuno Untuk Balita

Berikut ini beberapa varian rasa stimuno 







Setelah membaca artikel tentang produk Stimuno untuk balita ini, mudah-mudahan bisa jadi alternatif orang tua balita untuk memberikan suplemen pilihan seperti Stimuno.

Meskipun sebenarnya anak dan tumbuh kembangnya adalah karunia yang diberikan dari Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai orang tua, juga perlu mengupayakan yang terbaik dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Update Suplemen Stimuno Untuk Dewasa


Tak hanya balita saja yang menginginkan kesehatan, demi melaksanakan kewajiban sehari-hari. Saya dan Anda pun, pasti menginginkan badan sehat dan kuat. 

Bagi saya, menjadi dewasa cukup membosankan. Karena hampir setiap hari disibukkan dengan banyak kegiatan. 

Seperti halnya saya. Kegiatan sehari-hari saya bekerja, kemudian disisi lain saya masih berstatus mahasiswa. Jika saya tidak pandai dalam mengatur waktu. Tentunya badan akan terkuras tenagannya, sehingga lebih rentan terkena penyakit. 

Sayangnya membagi waktu dan kesehatan tak semudah membalikkan telapak tangan. Saya sendiri termasuk orang yang masih mudah terserang penyakit, termasuk penyakit ringan (demam, flu, batuk, radang tenggorokan). 

Salah satu penyebabnya karena saya masih kurang istirahat. Karena banyaknya kegiatan tersebut, terkadang harus membuat jadwal di papan ajaib yang ada di kamar. Sebelum tidur maupun sesudahnya pasti saya baca, kegiatan apa saja yang belum saya lakukan. Diantaranya ya, tugas kantor dan kuliah.

Baca Juga : Pengalaman Pribadi Mengatasi Insomnia tanpa Obat Tidur

Adapun saya masih enggan untuk meninggalkan makanan yang berminyak, es, kopi. Mungkin teman-teman juga merasa pernah merasakan daya tahan tubuh melemah pada waktu-waktu tertentu. 

Memang cara yang paling tepat untuk menjaga kesehatan tubuh ya menjaga hidup sehat. Tapi rata-rata kita masih enggan menerapkan pola hidup sehat, dari istirahat serta mengkonsumsi nutrisi yang tepat. 

Saya pun mulai mengurangi kegiatan sebagai freelance blogger di akhir pekan. Mencoba memperbaiki jam istirahat di malam hari. Serta mulai mengkonsumsi makanan yang bernutrisi, seperti buah-buahan. 

Apalagi di awal tahun ini mulai masuk musim hujan. Dengan cuaca yang tak menentu seperti ini terkadang hidung mulai bersin-bersin. Kadang tenggorokan juga mulai gatal-gatal. Terkadang yang saya khawatirkan, jika saya sakit pekerjaan dan tugas kampus bisa-bisa terbengkalai. 

Seperti yang saya ulas di awal. Suplemen stimuno tidak hanya untuk balita saja. Tapi juga bisa dikonsumsi oleh orang dewasa dengan bahan yang sedikit berbeda. 

Mari kita ulas Stimuno untuk dewasa. Stimuno Forte merupakan suplemen yang dibuat untuk orang dewasa. 

Kenapa Harus Memilih Stimuno untuk Menunjang Tumbuh Kembang


Stimuno Forte juga sama terbuat dari bahan tanaman meniran yang banyak tumbuh di daerah-daerah yang memiliki iklim tropis tentunya. 

Produksi juga dilakukan secara organik sehingga cukup aman untuk dikonsumsi tubuh meskipun dalam waktu yang panjang. Suplemen herbal Stimuno ini memiliki ragam khasiat untuk menyembuhkan beragam penyakit.

Tanaman meniran memiliki fungsi sebagai anti bakterial, sehingga mampu menjaga serta meningkatkan daya tahan tubuh dari dalam. 

Suplemen Stimuno bekerja didalam tubuh dengan merangsang perkembangan serta memproduksi cukup banyak antibodi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Selain itu, Stimuno juga telah teruji untuk membantu tubuh yang mengidap infeksi saluran pernapasan.

Tak hanya balita saja yang perlu mendapatkan perhatian khusus soal sistem kekebalan tubuh. Orang dewasa pun perlu perhatian khusus untuk hidup sehat, agar dapat aktivitas lebih maksimal dan semangat mencari rejeki untuk keluarga tercinta.

Dimana Tempat Pembelian Stimuno Untuk Balita?


Suplemen Stimuno Bisa didapatkan di supermarket terdekat maupun secara online via marketplace di halaman goapotik.com. Untuk harga suplemen herbal ini pun cukup murah.

Rasa Penasaran Teman-Teman Terjawab Sudah


Question : Apa itu Stimuno?
Answer : Stimuno merupakan sebuah suplemen yang terbuat dari bahan herbal yang telah mengantongi sertifikat FITOFARMAKA dan diakui sebagai suplemen untuk membantu tumbuh kembang sistem kekebalan tubuh.

Question  : Komposisi apa saja yang ada di suplemen Stimuno ?
Answer : Stimuno memiliki beberapa komposisi tunggal yaitu herbal dari eskrak tanaman meniran (Phyllanthus niruri).

Question  : Apa yang dimaksud dengan sertifikasi FITOFARMAKA yang tercantum pada kemasan Stimuno ?
Answer : FITOFARMAKA merupakan bagian dari sertifikasi dari BPOM yang memang disahkan untuk suplemen herbal yang telah melewati beragam uji klinik maupun pre klink, sehingga memberikan keyakinan konsumen bahwa suplemen tersebut layak dan aman dikonsumsi.

Question  : Bagaimana penggunaan suplemen Stimuno yang baik dan benar?
Answer : Penggunaan Stimuno baik digunakan pada saat munculnya gejala penyakit maupun dalam proses penyembuhan atau rawat jalan. Sehingga bisa dikatakan suplemen sangat cocok untuk pertolongan pertama pada gejala penyakit maupun pada saat sakit.

Question  : Bagaimana cara Stimuno berproses pada bagian tubuh ?
Answer : Suplemen Stimuno memproses ke jaringan tubuh kita dengan cara menstimulasi tubuh agar dapat memproduksi lebih banyak sel-sel antibodi sehingga kemampuan tubuh dapat mempertahankan dirinya lebih maksimal

Question : Apakah Stimuno juga tersedia untuk dewasa juga?
Answer : Tentu saja suplemen Stimuno juga tersedia untuk kemasan dewasa yaitu Stimuno Forte yang kemas dalam bentuk kapsul tentunya dengan dosis yang berbeda dibandingkan Stimuno untuk balita.

Question  : Apakah Stimuno dapat dikonsumsi pada waktu yang sama dengan susu?
Answer  : Berbeda suplemen lainya, yang apabila dikonsumsi dengan susu menjadi netral khasiatnya. Stimuno justru sangat aman dikonsumsi pada waktu yang sama dengan susu.

Question  : Dapatkah Stimuno dikonsumsi dalam waktu yang sama dengan vitamin?
Answer  : Supelemen Stimuno aman diskomsumsi pada waktu yang sama dengan vitamin dan sudah teruji klinis aman untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit ISPA, TBC maupun Hepatitis B, infeksi jamur dan lain sebagainya hasul uji klinis tersebut membuktikan bahwa Stimuno aman dikonsumsi dalam waktu sama dengan vitamin maupun minuman penyembuh pada saat sakit lainya.

Question  : Apakah Stimuno juga aman apabila dikonsumsi setiap hari?
Answer  : Disarankan untuk konsumsi Stimuno tidak perlu digunakan untuk melakukan tindakan pencgahan. Melainkan lebih disarankan untuk menggunakan Stimuno pada saat daya tahan tubuh terasa menurun drastis yang biasanya dikenali oleh penderita timbulnya gejala-gejala kelelahan bahkan pada saat sakit.

Question  : Apakah Stimuno juga sudah terbukti aman untuk dikonsumsi oleh wanita hamil?
Answer  : Saat ini belum ada pengujian khasiat terhadap wanita hamil dan menyusui sehingga disarankana agar wanita hamil tidak mengkonsumsi stimuno tanpa resep dokter ahli.

Question : Pada kondisi seperti apa Stimuno tidak boleh diberikan kepada seseorang ?
Answer : Stimuno tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bagi penderita sistem imun autoimu, hipperaktif maupun penderita alergi meniran.

Question : Apa yang menjadi pembeda antara Stimuno dengan multivitamin lainya ?
Answer : Vitamin merupakan sebuah nutrisi yang dibutuhkan sel tubuh sedangkan Stimuno memiliki fungsi yang secara langsung bertugas untuk menstimulasi bagian dalam tubuh untuk dapat memproduksi sel-sel antibodi lebih banyak dan kuat. Bisa dikatakan mengkonsumsi vitamin biasa pada saat sistem imun tubuh mengalami penurunan itu tidak cukup. Sebaiknya menggunakan Stimuno untuk memperbaiki sistem imun didalam tubuh.

Question : Bagaimana cara Stimuno forte beroperasi didalam tubuh orang dewasa?
Answer :  Sama halnya dengan Stimuno kemasan khusus balita, stimuno forte yang dibuat khusus untuk meningkatkan kekebalan tubuh orang dewasa pun memiliki fungsi untuk menstimulasi tubuh untuk mengganti sel-sel antibodi serta memperbanyak sistem imun tubuh agar dapat bekerja lebih optimal dan mempertahankan tubuh dari ancaman benda asing seperti bakteri maupun virus penyakit.

Question : Kenapa Stimuno forte lebih direkomendasikan untuk dikonsumsi dibandingkan dengan suplemen maupun multivitamin lainya? Sebenarnya apa yang menjadi pembeda serta kelebihan Stimuno forte?

Answer :  Ketika seseorang mengalami penurunan sistem imun dalam tubuh yang mengakibatkan dirinya merasa tidak enak badan sehingga memungkinkan virus maupun bakteri penyebab penyakit mudah menyerang tubuh. Dengan komposisi Stimuno forte yang terbuat dari bahan herbal alami, membantu tubuh untuk memproduksi sistem imun serta memproduksi lebih banyak antibodi sehingga tubuh menjadi lebih tahan dari virus maupun bakteri penyebab penyakit. Sedangkan multivitamin lain yang beredaran dipasaran hanya berfungsi sebagai tambahan nutrisi bagi sel tubuh saja.

Question: Apakah yang menjadi pembeda antara Stimuno dengan produk penambah dayatahan tubuh lainnya yang beredar dipasaran?
Answer : Suplemen Stimuno Terbuat dari bahan herbal alami yaitu ektrak meniran yang dikenal sebagai Phyllanthus niruri yang mampu bekerja secara optimal didalam tubuh pengguna, yang sangat berguna dalam membantuk tumbuh kembang antibodi didalam tubuh. Stimuno juga sudah terbukti aman dikonsumsi dalam periode waktu yang laman dan penelitian sudah dibuktikan dengan pemberian pasien TB dalam masa penyembuhan kurang lebih selama 6 bulan.

Sekian dari saya, terima kasih. Semoga ulasan Stimuno untuk balita dan dewasa ini dapat memberikan manfaat, serta bisa menjadi alternatif pilihan dari sekian banyak suplemen yang berada di pasaran. Terima kasih...

#MinumStimunosayadananakGakTakutSakit!

Referensi : 
Website stimuno.com

Video :
Youtube.com Timo Stimuno

Image :
Permainan Tradisional
Wikipedia.org,
Kaskus.co.id,
Timesindonesia.co.id,
Pixabay.com

Badan sehat dan kuat, membuat diri kita semakin semangat untuk bekerja dan belajar berbisnis demi keluarga. Teman-teman dapat memanfaatkan peluang bisnis menarik, yaitu dalam bidang kosmetik sabun transparan adev natural 100% legal.

Yang Kamu Suka:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar