Skip to main content

follow us

Dokter Kulit dan Dokter Kecantikan Itu Berbeda


Tahukan Anda, bahwa keahlian dokter kulit dengan dokter kecantikan itu berbeda? Terutama dalam peranya sebagai dokter untuk menangani pasien.

Dokter kulit merupakan seorang dokter yang memiliki keahlian dalam menangani berbagai macam penyakit pada lapisan kulit, seperti kuku, rambut, dan selaput lendir. Adapun permasalahan yang ada pada kela**n, dokter kulit juga memiliki peran dalam menangani kulit sehat untuk menjaga kecantikan. 

Untuk menjadi seorang dokter sepesialis kulit, harus menempuh pendidikan kedokteran spesialisasi kulit selama kurang lebih 3,5 tahun hingga mendapatkan gelar SpKK. 

Gelar SpKK itu diberikan kepada seseorang yang telah berhasil menempuh pendidikan kedokteran dalam bidang Spesialis Kulit dan Kela**n.

Peran dokter kulit dalam menangani penyakit kulit


Dokter kulit dapat mengatasi berbagai macam jenis penyakit pada lapisan kulit. Ada banyak sekali jenis penyakit kulit, kurang lebih hingga mencapai 3000 jenis penyakit kulit. 

Sebagian diantaranya, penyakit kulit dapat menyerang bagian kuku, rambut, serta bagian-bagian lapisan kulit lainya, misalnya saja didalam rongga mulut, kelopak mata, dan hidung.

Baca Juga : Konsultasi Dokter Secara Online Kapanpun dan Dimanapun

Selain menangani pasien penyakit kulit, dokter kulit juga dapat membantu pasien dalam menangani permasalahan kulit bintik-bintik, keriput, penuaan, hingga mengatasi bekas jerawat dan kanker kulit. 

Seorang dokter kulit akan membantu Anda dalam menangani permasalahan dari mendiagnosis serta memberikan perawatan terhadap penyakit kulit tersebut untuk seluruh pasien dari segala usia. 

Beragam Penyakit yang Dapat Ditangani Dokter Kulit


Sebagian organ terbesar dari bagian tubuh manusia, kulit menjadi pelindung pertama tubuh dalam menghadapi setiap benda asing seperti bakter dan cedera. 

Kemudian gangguan pada kulit dapat disebabkan oleh beragam faktor, misalnya saja gangguan autoimun, keturunan, infeksi dan lain sebagainya.

Berikut beberapa kondisi yang umumnya ditangani oleh dokter kulit:
  • Eksim dan dermatitis. Kondisi ini terjadi karena pembekakan serta ruam akibat terjadinya peradangan pada lapisan kulit. Dermatitis dan Eksim kerap terjadi pada lapisan kulit secara berulang, sehingga perlu adanya pencegahan serta penanganan yang tepat untuk menghidari terjadinya infeksi berlebih pada lapisan kulit. 
  • Kulit Jerwat. Kondisi kulit yang berjerawat sebagai penyakit yang paling umum ditangani oleh dokter kulit. Penyakit ini disebabkan oleh gangguan yang terjadi pada lapisan kulit serta kelenjar minya. Kulit berjerawat dapat menuyebabkan terjadinya komplikasi pada lapisan kulit, berupa bekas jerawat serta dapat membebakan gangguan psikologis bagi para penderitanya. 
  • Psoriasis. Gejala psoriasis dapat diketahui pada lapisan kulit yang terlihat berisisik kemerahan akibat terjadinya autoimun pada lapisan kulit sehingga menjadi kronis. 
  • Kanker kulit. Jenis kanker kulit yang umum terjadi pada pasien adalah melanoma karsioma sel mukuosa, karsinoma sel basah, dan melanoma.
Selain itu, ada pula beberapa jenis penyakit kulit akibat infeksi seperti:
  • Infeksi jamur. Disebabkan oleh beberapa kelompok jamur candida, infeksi pada lapisan kulit ini bisa menginfeksi kuku, kulit, serta bagian kulit kepala. Infeksi ini umum terjadi pada sebagian orang, dan termasuk jenis golongan infeksi ringan serta lebih mudah bagi orang yang meimiliki daya tahan tubuh yang lemah sehingga membuat kondisi menjadi lebih parah. 
  • Kutil. Infeksi pada lapisan kulit ini disebabkan oleh human papillomavirus (HPV), hal tersebut menyebabkan terjadinya pertumbuhan kulit pada lapisan kulit atas dan dapat menular. Dokter kulit dapat membantu pasien untuk menghilangkan kulit dengan beragam teknik sesuai dengan prosedur dan kondisi pasien. 
  • Herpes zoster. Penyakit ini dikenal di Indonesia sebagai cacar ular atau cacar api. Sebuah infeksi dari virus ini dapat mengakibatkan ruam serta nyeri pada kulit penderitanya, apabila tidak ditangani secara serius, penyakit ini dapat mengakibatkan penderitanya mengalami gangguan mata serius. Perlu adanya perawatan khusus untuk mempercepat proses pemulihan serta mengurangi rasa gatal, sakit dan bahkan mati rasa pada bagian lapisan kulit yang terdapat ruam. 

Seperti disebutkan di awal, selain penyakit dan kelainan pada kulit, dokter kulit juga menangani penyakit pada alat kelamin, misalnya infeksi menular seksual. Meskipun umumnya dokter kulit fokus dalam menangani berbagai penyakit atau kondisi yang memengaruhi kulit, dokter kulit juga melakukan perawatan kulit normal dan bahkan dalam hal memperlambat proses penuaan, hingga perawatan kecantikan.

Beragam masalah pada kulit dapat ditangani oleh dokter kulit. Jangan segan konsultasi ke dokter kulit jika mengalami gangguan kulit. Dokter kulit akan membantu Anda mengatasi hal tersebut, dengan melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan sesuai kondisi yang dialami.

Yang Kamu Suka:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Baca Juga : Panduan informasi menghentikan autodebet bank bri, bank mandiri, dan bank bca. cara berhenti donasi unicef
Buka Komentar