Intellifluence
Ubah Sosial Media Jadi Cuan
Dapatkan hingga $5 dari followers kamu, cair kapan saja.
Start Earning!
Global Remote Ai
Karir Global, Ditenagai AI.
Temukan Ribuan Lowongan Remote Bertenaga AI Matching
Jelajahi
Remote Job Quest
Kerja Lebih Fleksibel. Bebas Waktu.
Ribuan Lowongan Remote untuk Profesional Modern
Jelajahi
Biar Nggak Gaptek-Gaptek Amat, Yuk Mampir
Teknologi Emang Ribet, Untungnya Ada yang Baca Duluan
Kabar IT yang Bikin Puyeng, Disaring Biar Enak Dicerna
Ngulik Gadget & AI Tanpa Bikin Kepala Muter
Update Teknologi, Anti Bikin Bengong

Kabar Tech News & startup terkini, biar nggak ketinggalan info

Perkembangan Artificial Intelligence yang bakal ngubah cara kerja kita

Dunia Software gerak cepat, jangan sampai ketinggalan kereta

Review Hardware & Gadget terbaru, biar nggak salah beli

Rekomendasi & kabar Gaming buat kamu yang doyan ngegas

Cari Laptop & Perangkat? Ini pilihan yang beneran worth it

Biar nggak kena zonk, amankan diri pake Security yang beneran ampuh

Urusan Networking jadi gampang kalau ngerti dasarnya

Mengesampingkan Keinginan, dan Mengutamakan Kebutuhan untuk Bertahan #BersamaKitaBisa

Mengesampingkan Keinginan, dan Mengutamakan Kebutuhan untuk Bertahan

Dalam situasi seperti ini, manajemen waktu dan aset menjadi sangat penting. Apabila salah perhitungan, maka kita tidak dapat bertahan.

Covid-19 entah itu sebuah konspirasi atau tidaknya, nyatanya kita yang berada di belahan dunia manapun harus beradaptasi dengan situasi ini.

Kehilangan Pekerjaan

Kita yang dulunya berbahagia dan bangga dengan pekerjaan yang disukai, saat ini terancam kehilangan pekerjaan. Terlebih banyak orang yang merantau diluar sana, dan hanya sebagian tidak bisa pulang kampung karena aturan PSBB dari pemerintah.

Manajemen Keuangan

Memiliki pekerjaan yang disukai, dan terpaksa untuk mengikhlaskan kehilangna pekerjaan sementara waktu tentu hal yang berat.

Awalnya kita bebas mengeluarkan biaya harian bahkan bulanan dengan mudah, sekarang harus pandai-pandai dalam mengatur keuangan.

Bagaimana nasib yang memiliki hutang atau cicilan? Bagaimana nasib pemberi hutang ketika orang yang diberi pinjaman belum bisa membayar, sedangkan sama-sama membutuhkan?

Tentu sangat berat, untuk menjalani hal ini. Sementara ini memiliki aset untuk bertahan? Maka manfaatkanlah aset tersebut sebaik-baiknya, jika merasa lebih maka bagilah kepada orang-orang yang membutuhkan. Saling bekerjasama, melewati ujian hidup ini.

Mengesampingkan Keinginan

Benar, satu-satunya jalan untuk bertahan yaitu mengesampingkan keinginan. Misalnya kebutuhan berbelanja yang tidak terlalu penting, manfaatkan dengan baik aset yang dimiliki saat ini.

Mencari solusi, dengan mempersiapkan dan mengatur strategi untuk kembali normal dengan membuka peluang baru. Yang awalnya membuka jasa secara offline, cobalah untuk membuat sistem jasa tersebut menjadi online, tentunya ini langkah yang baik.

Bertahan dan Tidak Egois

Bertahan hidup bukan berarti egois, setiap individu memiliki peran penting untuk bertahan bersama-sama. Kalau kamu sedang berbisnis, berikanlah harga sewajarnya. Jangan menjualnya dengan harga yang tiba-tiba naik dengan kebijakannya sendiri.

Seperti masker dan hand sanitizer kemari itu, benar-benar gila memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan seperti ini.

Akhir kata, semoga kita dapat bertahan melewati masa PSSB bersama-sama. Tetap tertib, menjaga diri sendiri, keluarga, orang-orang disekitar kita. Agar nantinya kita dapat tertawa kembali, melakukan kegiatan, meraih impian bersama-sama.