Penyimpanan iPhone Penuh Karena System Data

Seiring semakin pentingnya iPhone sebagai pusat hidup digital, dari foto keluarga, dokumen kerja, hingga aplikasi yang kita buka setiap hari, satu masalah terus menjadi kepala pusing bagi banyak pengguna: penyimpanan penuh. Tapi bukan hanya foto atau video — yang sering muncul adalah kategori bernama System Data, dan kadang bagian ini justru menghabiskan puluhan bahkan ratusan gigabyte ruang penyimpanan tanpa peringatan yang jelas. Penyebabnya kini menjadi salah satu trending topic di komunitas pengguna iPhone, karena dampaknya bukan hanya soal ruang kosong, tetapi performa umum perangkat. (Manuals+)

Awalnya, banyak pengguna berpikir soal menghapus foto besar atau video panjang. Tapi ketika mereka masuk ke pengaturan penyimpanan iPhone, mereka menemukan bahwa bagian terbesar dari kapasitas justru diambil oleh System Data atau dalam beberapa versi iOS ditampilkan sebagai Other Data. Ini bukan sekadar foto yang tersimpan atau aplikasi yang terpasang — ini adalah data sistem, cache aplikasi, log sistem, dan file sementara yang tidak selalu jelas ukurannya saat dilihat. (Dukungan Apple Resmi)

Yang menarik, fenomena ini semakin muncul belakangan ini setelah pembaruan besar iOS, khususnya di versi iOS 26. Banyak pengguna melaporkan bahwa setelah update, ruang penyimpanan untuk System Data bisa melonjak drastis tanpa peringatan. Dalam beberapa kasus, System Data justru mengambil lebih banyak ruang daripada aplikasi atau file media yang sebenarnya penting bagi pengguna. Ada yang melaporkan kenaikan dari sekitar 10 GB menjadi lebih dari 30–45 GB hanya karena system data — bahkan lebih besar dari keseluruhan sistem operasi sendiri. (Manuals+)

Reaksi komunitas terhadap masalah ini sangat kuat. Di forum diskusi seperti Reddit, banyak peserta berbagi cerita frustrasi mereka — misalnya iPhone yang hampir tak bisa dipakai karena sistem data terus memakan ruang meskipun mereka sudah menghapus semua yang bisa dihapus. Ada yang menyebutkan ruang System Data mencapai lebih dari 150 GB, sebanyak kapasitas hampir seluruh perangkatnya, dan hanya bisa dikurangi secara signifikan setelah melakukan factory reset atau update iOS terbaru. (Reddit)

Yang membuat topik ini semakin hangat adalah fakta bahwa Apple tidak menjelaskan secara terperinci bagaimana iOS menangani System Data dalam panduan publiknya — setidaknya tidak secara eksplisit seperti kategori foto atau aplikasi yang bisa dilihat dan dihapus langsung oleh pengguna. Dalam pedoman dukungan Apple, disebutkan bahwa pengguna bisa mengecek “iPhone Storage” melalui Settings → General → iPhone Storage, tapi penjelasan rinci tentang System Data paling sering hanya berupa istilah generik tanpa panduan terapan bagaimana membersihkannya secara efektif selain langkah pengelolaan umum seperti menghapus aplikasi atau file besar. (Dukungan Apple Resmi)

Sebagai respons terhadap isu ini, pengguna mulai bereksperimen dengan berbagai trik — dari restart sederhana, menghapus cache aplikasi, hingga trik teknis yang cukup aneh seperti mengubah tanggal sistem jauh ke masa depan agar iOS memaksa penghapusan cache dan log lama. Metode ini, meskipun terdengar seperti hack, dilaporkan oleh beberapa orang berhasil mengurangi ukuran System Data, meski tidak selalu konsisten dan terkadang dikatakan memiliki risiko kecil seperti gangguan notifikasi. (Manuals+)

Satu hal yang jelas adalah bahwa pendekatan manual sering tidak berhasil permanen. Banyak pengguna melaporkan bahwa setelah beberapa hari, System Data kembali membengkak. Ini menunjukkan bahwa masalahnya bukan sekadar cache yang tertinggal, tetapi bisa jadi arsitektur penanganan data di iOS yang belum dioptimalkan untuk skala penggunaan data kontemporer. Pengguna di beberapa thread bahkan beropini bahwa Apple perlu memberikan alat atau opsi eksplisit untuk membersihkan System Data secara otomatis atau setidaknya memberi transparansi yang lebih baik tentang apa yang disimpan dan mengapa. (Reddit)

Untuk konteks lebih luas, perubahan seperti ini juga terjadi di industri ponsel pintar secara umum. Sistem operasi lain seperti Android juga menghadapi tantangan manajemen cache dan data sistem yang serupa. Namun, komunitas iPhone merasa kebutuhan transparansi menjadi lebih tinggi karena ekosistem iOS biasanya less customizable — yang tentu saja menjadi nilai jual sekaligus tantangan ketika masalah seperti ini muncul. (Teknologi.id)

Dari sisi Apple, pembaruan iOS terus berjalan dan fokus mereka adalah menciptakan pengalaman pengguna yang mulus dan aman. Rilis besar seperti iOS 26 memberikan peningkatan desain dan fitur baru — termasuk integrasi AI dan peningkatan pada banyak aplikasi inti — tapi sayangnya isu penyimpanan System Data ini belum mendapatkan spotlight solusi yang sama. Apple memang menyediakan fitur untuk menghapus aplikasi tidak terpakai otomatis atau menyimpan file di iCloud, tetapi itu lebih tentang pengaturan storage secara umum daripada mengatasi ruang System Data secara langsung. (Apple)

Dari perspektif end user, langkah yang paling praktis kini tetaplah:

  1. Periksa penyimpanan secara teratur melalui Settings → General → iPhone Storage untuk melihat berapa banyak yang digunakan oleh System Data. (Dukungan Apple Resmi)

  2. Hapus aplikasi atau file besar yang tidak lagi diperlukan. (Dataconomy)

  3. Restart atau update perangkat — terkadang update iOS terbaru bisa memperbaiki laporan penyimpanan dan memicu penghapusan yang lebih efisien. (Reddit)

  4. Backup dan restore jika benar-benar tidak ada cara lain, meskipun ini adalah opsi yang paling drastis. (Reddit)

Terlepas dari solusi teknis, perdebatan ini membuka satu percakapan penting: haruskah Apple memberi kontrol lebih atas System Data kepada pengguna? Banyak pakar teknologi dan konsumen berpendapat bahwa transparansi kategori penyimpanan ini bisa membantu pengguna mengelola perangkat mereka dengan lebih efektif — terutama ketika kapasitas penyimpanan fisik perangkat tidak sebanyak dulu dan data digital terus tumbuh. (Reddit)

Dengan kata lain, masalah ini bukan sekadar soal ruang yang hilang, tetapi soal bagaimana pengalaman teknologi yang kompleks harus dikomunikasikan dengan pengguna secara jelas. Ketika iPhone dirancang untuk menjadi “smartphone tanpa beban”, ironisnya isu seperti System Data storage bloat ini justru menjadi pengingat bahwa ada bagian sistem yang masih terasa kurang transparan — dan itu memicu diskusi luas di komunitas pengguna global. (Manuals+)

Tags : iPhone Storage, System Data, iOS Optimization, Tech Tips