Cara Konfigurasi Cisco Access Point Aironet AIR-CAP-3502e-C-K9


Cisco Aironet secara default berjalan dalam Lightweight Mode yang mengharuskan penggunaan Wireless LAN Controller (WLC). Pada skenario tertentu khususnya lingkungan skala kecil hingga menengah ketergantungan terhadap WLC dapat meningkatkan biaya operasional dan kompleksitas sistem.

Solusi yang dapat diterapkan adalah mengonversi Access Point ke Autonomous Mode, sehingga perangkat dapat berdiri sendiri (standalone) tanpa WLC. Pendekatan ini efektif untuk:

  • Menekan biaya lisensi dan infrastruktur

  • Membangun jaringan wireless yang lebih sederhana

  • Deployment cepat untuk kantor kecil, lab, atau site remote

Panduan ini mengacu pada praktik yang telah divalidasi di lapangan, menggunakan Cisco Aironet AIR-CAP-3502E-C-K9 dengan IOS Autonomous.

Spesifikasi Perangkat yang Digunakan

  • Model: Cisco Aironet AIR-CAP-3502E-C-K9

  • Mode Target: Autonomous (IOS k9w7)

  • Metode Instalasi: Console + TFTP

Perangkat dan Software yang Dibutuhkan

Pastikan seluruh komponen berikut telah tersedia sebelum memulai proses:

Perangkat Keras

  • Cisco Access Point AIR-CAP-3502E-C-K9

  • Power over Ethernet (PoE) atau adaptor daya

  • Kabel console

  • 2 buah kabel UTP

  • Laptop/PC

Perangkat Lunak

  • Aplikasi terminal (PuTTY atau sejenisnya)

  • Aplikasi TFTP Server

  • File IOS Autonomous (k9w7) yang sesuai dengan tipe perangkat

Identifikasi Fisik Access Point

Perangkat Access Point memiliki beberapa antarmuka utama:

  • Port Console: Akses CLI awal

  • Port Ethernet: Koneksi jaringan & PoE

  • Radio0: Frekuensi 2.4 GHz

  • Radio1: Frekuensi 5 GHz

  • BVI1: Virtual interface untuk bridging jaringan

Pemahaman antarmuka ini penting untuk konfigurasi lanjutan.

Tahapan Konfigurasi

1. Menyalakan Perangkat Access Point

Access Point dapat dinyalakan menggunakan PoE tanpa tombol power khusus.

Koneksi yang disarankan:

  • Port Ethernet PoE → Access Point

  • Port Ethernet Switch → Laptop/PC

Catatan penting:
Pastikan port PoE dan port data tidak tertukar untuk menghindari risiko kerusakan perangkat.

2. Akses Console dan Persiapan Awal

  • Hubungkan kabel console ke port console Access Point

  • Identifikasi COM port melalui Device Manager

  • Pastikan driver USB-to-Serial telah terinstal dengan benar

  • Akses menggunakan PuTTY (Serial)

3. Menyiapkan IOS Autonomous via TFTP

  • Jalankan TFTP Server pada PC

  • Tempatkan file IOS Autonomous (.tar) pada direktori TFTP

  • Pastikan IP PC dan Access Point berada dalam satu subnet

Contoh IP TFTP Server:

10.0.0.2

4. Proses Instalasi IOS Autonomous

Masuk ke mode ROMMON atau prompt awal (ap:), lalu jalankan perintah berikut secara berurutan:

ap: set ap: flash_init ap: ether_init ap: tftp_init

Ekstrak file IOS ke flash:

ap: tar -xtract tftp://10.0.0.2/ap3g1-k9w7-tar.153-3.JD4.tar flash:

Set IOS sebagai boot image:

ap: set BOOT flash:/ap3g1-k9w7-mx.153-3.JD4/ap3g1-k9w7-mx.153-3.JD4 ap: boot

5. Verifikasi Booting IOS

Setelah perangkat berhasil boot, lakukan verifikasi:

ap> show version

Pastikan sistem berjalan menggunakan IOS Autonomous:

flash:/ap3g1-k9w7-mx.153-3.JD4/ap3g1-k9w7-xx.153-3.JD4

Jika IOS telah sesuai, maka Access Point sudah berjalan dalam Autonomous Mode dan siap dikonfigurasi sebagai standalone wireless device.

Nilai Bisnis dan Manfaat Implementasi

  • Eliminasi kebutuhan WLC

  • Pengurangan biaya CAPEX dan OPEX

  • Kontrol penuh langsung dari CLI

  • Cocok untuk UMKM, kantor cabang, lab, dan jaringan non-enterprise scale

Penutup

Konversi Cisco Aironet ke Autonomous Mode merupakan strategi teknis yang efektif untuk menciptakan infrastruktur wireless yang lebih efisien dan ekonomis. Dengan eksekusi yang tepat, perangkat dapat beroperasi optimal tanpa ketergantungan pada Wireless LAN Controller.

Dokumentasi ini diharapkan dapat menjadi referensi teknis yang aplikatif dan mudah diimplementasikan di berbagai skenario jaringan.