Migrasi WordPress ke Docker Container Menggunakan Docker Compose
Migrasi WordPress ke Docker container merupakan langkah strategis untuk meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi pengelolaan website. Dengan pendekatan containerization, WordPress dapat dijalankan secara konsisten di berbagai lingkungan, baik development maupun production.
Pada panduan ini dibahas secara lengkap bagaimana melakukan migrasi WordPress dari shared hosting atau VPS konvensional ke Docker container, menggunakan Docker Compose dan Nginx sebagai reverse proxy. Fokus utama adalah memastikan website tetap stabil, data aman, serta siap digunakan pada infrastruktur cloud modern.
Gambaran Lingkungan Migrasi
WordPress yang Akan Dimigrasikan
-
WordPress versi 5.9
-
Theme Blocksy beserta plugin aktif
-
Domain betariko.my.id
-
DNS dan SSL dikelola melalui Cloudflare
Docker Host
-
VPS Ubuntu Server 20.04
-
Docker Engine versi 20.10
-
Docker Compose versi 2.5
-
Nginx sebagai reverse proxy
Persiapan Backup WordPress
Sebelum migrasi, pastikan WordPress sudah dibackup secara lengkap dan ditransfer ke server Docker host.
Struktur file backup:
-
Folder WordPress:
/home/musa/betariko.my.id -
File database backup:
/home/musa/wp.sql
Backup ini akan digunakan untuk proses restore WordPress ke dalam container.
Instalasi Komponen Pendukung
Instalasi Docker Engine
Login ke server menggunakan SSH, kemudian jalankan perintah berikut:
Logout dan login kembali agar perubahan grup user aktif.
Instalasi Docker Compose
Instalasi Nginx
Menyiapkan Struktur Folder Website
Buat direktori untuk menyimpan file WordPress dan database:
Salin file WordPress ke folder src:
Salin file database SQL ke folder init database:
Konfigurasi Docker Compose untuk WordPress
Masuk ke direktori project:
Isi file docker-compose.yml sebagai berikut:
Penjelasan Arsitektur
-
Container database menggunakan MariaDB dengan data persisten
-
File SQL otomatis diimport saat container pertama kali dibuat
-
Container WordPress berjalan di port 8080
-
File WordPress dimount langsung dari host untuk kemudahan maintenance
Menjalankan WordPress di Docker Container
Jalankan Docker Compose:
Verifikasi container yang berjalan:
Konfigurasi Nginx sebagai Reverse Proxy
Generate Diffie-Hellman Parameter
Membuat Server Block Nginx
Isi konfigurasi Nginx:
Uji dan restart Nginx:
Penyesuaian Konfigurasi WordPress
Update wp-config.php
Ubah konfigurasi database host:
Tambahkan konfigurasi HTTPS:
Konfigurasi .htaccess
Buat file jika belum tersedia:
Isi file:
Update DNS dan Pengujian
Arahkan DNS domain ke IP VPS Docker host. Setelah itu lakukan pengujian berikut:
-
Akses halaman utama website
-
Akses artikel dan halaman statis
-
Login ke dashboard WordPress
-
Install atau update plugin dan theme
-
Posting artikel baru
Backup Database WordPress dari Docker Container
Menghapus Container Tanpa Menghapus Data
Data WordPress dan database tetap aman karena disimpan di volume host.
Kesimpulan
Migrasi WordPress ke Docker container memberikan manfaat signifikan dalam hal DevOps automation, performa website, keamanan, dan kemudahan scaling. Dengan kombinasi Docker Compose dan Nginx reverse proxy, WordPress dapat dijalankan secara profesional di lingkungan cloud modern tanpa ketergantungan pada shared hosting.
Pendekatan ini sangat relevan bagi developer, system administrator, maupun bisnis digital yang membutuhkan WordPress hosting berperforma tinggi dan siap produksi.
.png)