Update promo dan info eksklusif di Betariko.

Join Channel

Mengatasi "Cannot Execute Binary File: Exec Format Error" di Linux: Panduan Komprehensif 2026

Error "cannot execute binary file: exec format error" adalah salah satu pesan kesalahan paling umum dan membingungkan yang dihadapi pengguna Linux, baik pemula maupun administrator berpengalaman. Jika Anda mencari solusi untuk masalah ini di tahun 2026, artikel ini akan memberikan penjelasan mendalam tentang penyebab, diagnosis, dan solusi praktis untuk mengatasi error eksekusi binary file di sistem Linux.

Memahami Error "Cannot Execute Binary File: Exec Format Error"

Error "cannot execute binary file: exec format error" terjadi ketika sistem Linux mencoba menjalankan sebuah file biner (executable) tetapi tidak dapat mengenali atau mengeksekusi formatnya dengan benar. Pesan error ini secara spesifik menunjukkan bahwa kernel Linux telah menolak eksekusi file karena formatnya tidak sesuai dengan arsitektur sistem atau karena masalah lainnya.

Pesan error biasanya muncul dalam format:

text
bash: ./program: cannot execute binary file: Exec format error

Atau variasi lainnya seperti:

text
-bash: ./a.out: cannot execute binary file: Exec format error

Penyebab Utama Error Exec Format Error di Linux

1. Ketidakcocokan Arsitektur CPU (Penyebab Paling Umum)

Ini adalah penyebab utama "cannot execute binary file exec format error linux". Setiap file biner dikompilasi untuk arsitektur CPU tertentu:

  • x86_64/amd64: Arsitektur 64-bit untuk prosesor Intel/AMD modern

  • i386/i686: Arsitektur 32-bit untuk prosesor Intel/AMD lama

  • ARM64/aarch64: Arsitektur 64-bit untuk prosesor ARM (Raspberry Pi, server ARM)

  • ARMv7/ARMhf: Arsitektur 32-bit untuk ARM

  • PowerPC: Arsitektur IBM

  • RISC-V: Arsitektur open-source yang semakin populer

2. Missing atau Corrupted ELF Header

Setiap file biner Linux memiliki ELF (Executable and Linkable Format) header yang berisi informasi penting tentang file tersebut. Jika header ini rusak atau tidak lengkap, sistem akan menghasilkan "cannot execute binary file exec format error linux".

3. Shebang Line yang Salah pada Script

Meskipun lebih umum pada script, shebang line yang salah dapat menyebabkan error serupa:

bash
#!/bin/bash  # Benar
#!/usr/bin/python3  # Benar
#!/bin/sh  # Benar

4. File Corrupted atau Tidak Lengkap

File biner yang tidak selesai di-download, rusak selama transfer, atau tidak lengkap akan menyebabkan error exec format error.

5. Permission Issues yang Disalahartikan

Meskipun error permission biasanya memberikan pesan berbeda, dalam beberapa kasus permission yang salah dapat memicu "cannot execute binary file exec format error linux".

6. Incompatible Kernel Features

File biner yang dikompilasi dengan fitur kernel tertentu (seperti vsyscall) mungkin tidak berjalan di kernel yang lebih baru.

Diagnosis Mendalam: Mengapa Error Ini Terjadi?

Langkah 1: Periksa Arsitektur File dengan Perintah file

Perintah file adalah alat diagnosis pertama dan terpenting untuk mengatasi "cannot execute binary file exec format error linux":

bash
# Periksa tipe file dan arsitektur
file nama_program

# Contoh output untuk berbagai arsitektur:
# ELF 64-bit LSB executable, x86-64, version 1 (SYSV), dynamically linked
# ELF 32-bit LSB executable, ARM, EABI5 version 1 (SYSV), statically linked
# ELF 64-bit LSB shared object, ARM aarch64, version 1 (SYSV), dynamically linked

Langkah 2: Periksa Arsitektur Sistem Anda

Cek arsitektur sistem host Anda untuk memastikan kompatibilitas:

bash
# Cek arsitektur CPU
uname -m
# Output: x86_64, aarch64, armv7l, i686, etc.

# Cek informasi lengkap sistem
arch
lscpu

# Cek apakah sistem mendukung 32-bit
dpkg --print-architecture  # Debian/Ubuntu
rpm -q --qf '%{ARCH}\n' kernel  # RHEL/CentOS/Fedora

Langkah 3: Verifikasi ELF Header

Gunakan readelf untuk memeriksa header ELF file:

bash
# Periksa header ELF
readelf -h nama_program

# Output penting yang perlu diperhatikan:
#  Magic:   7f 45 4c 46 02 01 01 00 00 00 00 00 00 00 00 00 
#  Class:                             ELF64
#  Data:                              2's complement, little endian
#  Type:                              EXEC (Executable file)
#  Machine:                           Advanced Micro Devices X86-64

Langkah 4: Periksa Dependencies dengan ldd

Untuk file biner yang dynamically linked, periksa apakah semua dependencies tersedia:

bash
# Periksa library dependencies
ldd nama_program

# Jika ldd tidak bekerja karena arsitektur berbeda, gunakan:
objdump -p nama_program | grep NEEDED

Solusi Praktis untuk "Cannot Execute Binary File Exec Format Error Linux"

Solusi 1: Install Library Kompatibilitas untuk Arsitektur Berbeda

Untuk Menjalankan Binary 32-bit di Sistem 64-bit:

bash
# Debian/Ubuntu
sudo apt update
sudo apt install libc6:i386 libstdc++6:i386

# Arch Linux
sudo pacman -S lib32-glibc

# RHEL/CentOS 8+
sudo dnf install glibc.i686

# Fedora
sudo dnf install glibc.i686 libstdc++.i686

Untuk Menjalankan ARM Binary di x86 (Menggunakan QEMU):

bash
# Install QEMU user mode
sudo apt install qemu-user qemu-user-static

# Untuk ARM 32-bit
sudo apt install qemu-arm-static

# Untuk ARM 64-bit
sudo apt install qemu-aarch64-static

# Jalankan binary ARM di x86
qemu-arm -L /usr/arm-linux-gnueabihf ./program_arm
qemu-aarch64 -L /usr/aarch64-linux-gnu ./program_arm64

Solusi 2: Rekompilasi dari Source Code

Jika Anda memiliki source code, kompilasi ulang untuk arsitektur target:

bash
# Cek arsitektur target
gcc -dumpmachine  # Output: x86_64-linux-gnu, etc.

# Kompilasi untuk arsitektur sistem saat ini
gcc -o program program.c

# Kompilasi untuk arsitektur 32-bit di sistem 64-bit
gcc -m32 -o program32 program.c

# Kompilasi cross-compile untuk ARM (install toolchain terlebih dahulu)
sudo apt install gcc-arm-linux-gnueabihf
arm-linux-gnueabihf-gcc -o program_arm program.c

Solusi 3: Gunakan Docker atau Container untuk Isolasi Arsitektur

Docker menyediakan cara mudah untuk menjalankan binary dari arsitektur berbeda:

bash
# Pull image untuk arsitektur berbeda
docker pull arm64v8/ubuntu:latest
docker pull i386/ubuntu:latest

# Jalankan binary dalam container
docker run --rm -v $(pwd):/app arm64v8/ubuntu /app/program_arm64
docker run --rm -v $(pwd):/app i386/ubuntu /app/program_i386

Solusi 4: Setup Chroot Environment

Membuat chroot environment untuk arsitektur target:

bash
# Untuk ARM 64-bit
sudo apt install debootstrap qemu-user-static
sudo mkdir /chroot/arm64
sudo qemu-debootstrap --arch=arm64 focal /chroot/arm64

# Masuk ke chroot
sudo chroot /chroot/arm64

# Untuk ARM 32-bit
sudo qemu-debootstrap --arch=armhf focal /chroot/armhf

Solusi 5: Perbaiki Script Shebang Line

Untuk file script yang menyebabkan "cannot execute binary file exec format error linux":

bash
# Periksa shebang line
head -1 script.sh

# Perbaiki shebang line jika salah
sed -i '1s|.*|#!/bin/bash|' script.sh

# Atau ubah interpreter secara manual
bash script.sh
python3 script.py  # Jika shebang python salah

Solusi 6: Verifikasi dan Perbaiki File Corrupted

Jika file mungkin corrupted:

bash
# Verifikasi checksum
md5sum program
sha256sum program

# Bandingkan dengan checksum asli
echo "expected_hash_here program" | sha256sum -c

# Jika file corrupted, download ulang
wget -O program.new https://example.com/program
chmod +x program.new

Studi Kasus: Mengatasi "Cannot Execute Binary File Exec Format Error Linux" dalam Skenario Nyata

Kasus 1: Menjalankan Binary ARM di VPS x86_64

Gejala-bash: ./program: cannot execute binary file: Exec format error
Diagnosisfile program menunjukkan ELF 64-bit LSB executable, ARM aarch64
Solusi:

bash
# Install qemu-user
sudo apt install qemu-user qemu-user-static

# Jalankan dengan QEMU
qemu-aarch64 -L /usr/aarch64-linux-gnu ./program

Alternatif: Gunakan Docker container ARM64

Kasus 2: Binary 32-bit di Sistem 64-bit Tanpa Library Pendukung

Gejalabash: ./legacy_app: cannot execute binary file: Exec format error
Diagnosisfile legacy_app menunjukkan ELF 32-bit LSB executable, Intel 80386
Solusi:

bash
# Install library 32-bit
sudo apt install libc6:i386

# Jalankan aplikasi
./legacy_app

Kasus 3: AppImage dengan Error Exec Format

Gejalacannot execute binary file: Exec format error saat menjalankan AppImage
Diagnosis: AppImage dikompilasi untuk arsitektur berbeda
Solusi:

bash
# Gunakan --appimage-extract dan jalankan manual
./program.AppImage --appimage-extract
cd squashfs-root
./AppRun

Pencegahan dan Best Practices untuk 2026

1. Selalu Verifikasi Arsitektur Sebelum Download

bash
# Sebelum download, cek arsitektur yang tersedia
curl -I https://example.com/downloads/program
wget --spider https://example.com/downloads/program_linux_amd64

2. Gunakan Package Manager yang Tepat

bash
# Gunakan package manager resmi untuk arsitektur Anda
# Debian/Ubuntu
dpkg --add-architecture armhf  # Untuk multiarch
apt update

# Arch Linux
pacman -Syu  # Update sistem sebelum instalasi

3. Implementasi CI/CD dengan Cross-Compilation

bash
# Contoh GitHub Actions untuk build multi-arch
name: Build Multi-Arch
on: [push]
jobs:
  build:
    runs-on: ubuntu-latest
    strategy:
      matrix:
        target: [x86_64, aarch64, armv7]
    steps:
      - uses: actions/checkout@v3
      - name: Build for ${{ matrix.target }}
        run: |
          docker run --rm -v $(pwd):/src \
            multiarch/qemu-user-static:register --reset
          docker run --rm -v $(pwd):/src \
            multiarch/alpine:${{ matrix.target }}-latest \
            /bin/sh -c "cd /src && make"

4. Gunakan Fat Binaries atau Universal Binaries

bash
# Menggunakan Go untuk membuat universal binary
GOOS=linux GOARCH=amd64 go build -o program_amd64
GOOS=linux GOARCH=arm64 go build -o program_arm64

# Menggunakan lipo (jika dari macOS cross-compile)
# Tidak langsung tersedia di Linux, butuh toolchain khusus

Tools dan Utilitas Penting untuk Troubleshoot

1. checksec - Security and Compatibility Check

bash
# Install checksec
sudo apt install checksec

# Periksa binary
checksec --file=./program

2. patchelf - Modify ELF Binaries

bash
# Install patchelf
sudo apt install patchelf

# Ubah interpreter ELF
patchelf --set-interpreter /lib64/ld-linux-x86-64.so.2 ./program

3. strace - Trace System Calls

bash
# Trace eksekusi binary
strace ./program 2>&1 | head -50

4. hexdump - Inspect Binary Content

bash
# Lihat header binary
hexdump -C -n 256 ./program

Tren dan Prediksi untuk 2026

1. Meningkatnya Penggunaan ARM di Server

Dengan populernya AWS Graviton, Google Ampere, dan Azure ARM instances, "cannot execute binary file exec format error linux" akan semakin umum saat migrasi antar arsitektur.

2. RISC-V Adoption yang Semakin Luas

RISC-V architecture yang open-source akan membawa arsitektur baru yang perlu dipertimbangkan dalam kompilasi dan eksekusi binary.

3. Universal Binary Format

Format seperti Linux Kernel Modules (kmod) yang mendukung multiple architecture dalam satu file mungkin menjadi standar.

4. AI-Powered Compatibility Layers

Tools berbasis AI yang dapat secara otomatis mendeteksi dan mengkonversi binary untuk arsitektur berbeda.

Kapan Harus Mempertimbangkan Jasa Profesional?

Jika Anda terus mengalami "cannot execute binary file exec format error linux" meskipun telah mencoba semua solusi di atas, atau jika Anda mengelola server produksi yang kritis, mungkin saatnya mempertimbangkan bantuan profesional.

Tim ahli dari jasa install VPS Betariko.com memiliki pengalaman luas dalam:

  • Konfigurasi lingkungan development dan production yang optimal

  • Setup cross-compilation toolchain untuk multi-architecture builds

  • Migrasi aplikasi antar arsitektur CPU yang berbeda

  • Optimasi performance binary untuk arsitektur spesifik

Dengan menggunakan jasa install VPS profesional, Anda dapat menghindari banyak masalah kompatibilitas binary dan memastikan aplikasi Anda berjalan optimal di lingkungan produksi.

Kesimpulan

Error "cannot execute binary file: exec format error" di Linux adalah masalah yang umum namun dapat diatasi dengan pendekatan sistematis. Mulai dari diagnosis menggunakan perintah file dan readelf, hingga implementasi solusi seperti library kompatibilitas, QEMU user mode, atau rekompilasi source code.

Dengan meningkatnya diversifikasi arsitektur CPU di tahun 2026, pemahaman tentang format binary dan kompatibilitas lintas arsitektur menjadi semakin penting. Dengan mengikuti best practices dan menggunakan tools yang tepat, Anda dapat menghindari dan mengatasi error ini dengan efektif.

Tags: linux binary error, exec format error, cannot execute binary file, linux troubleshooting, binary compatibility, cross-compilation linux, ARM Linux, x86_64 Linux, VPS configuration, server administration