Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Jenis Investasi Jangka Panjang yang Cocok untuk Pemula, Mudah Pakai LinkAja!

Jenis Investasi Jangka Panjang yang Cocok untuk Pemula

Selalu ada godaan ketika memiliki banyak tabungan. Pengen belanja ini dan itu, sehingga ada kemungkinan timbul besar pasak dari pada tiang.

Pemberitaan pandemi tahun awal tahun, hingga akhir tahun 2020 tidak hanya berdampak pada kesehatan dan kehidupan perekonomian global termasuk negara Indonesia. 

Dinamika investasipun berpengaruh karena adannya pandemi ini. Tidak ada salahnya menyisihkan tabungan untuk belajar investasi, bisa jadi dengan mempelajari investasi jangka panjang bisa menjadi dana darurat di masa yang akan datang. 

Belajar investasi dapat menjaga diri agar dapat berhati-hati dalam memilih platform investasi jangka panjang. Anda dapat belajar investasi jangka panjang khusus pemula di masa pandemi, seperti yang terjadi saat ini. Berikut cara mudah belajar investasi khusus untuk pemula:

Pelajari Cara Kerja Investasi


Pastinya sudah tidak heran lagi, bila cukup sering lihat diberita sebuah investasi yang memberikan penawaran keuntungan yang menggiurkan alias berlipat ganda berbuntut penipuan. Salah satunya karena si investor kurang begitu mengetahui secara mendetail cara kerja investasi dan siapa yang dia ikuti.

Karena ketidaktahuan investor inilah yang dimanfaatkan oleh oknum ilegal untuk mengelabui calon investor untuk dimanfaatkan. Maka dari itu, cara yang paling tepat sebagai pemula untuk berinvestasi yaitu mempelajari cara kerjannya. Pelajari setiap penjelasan platform investasi secara mendetail serta mempelajari secara komprehensif investasi yang akan dipilih untuk kebutuhan jangka panjang.

Jangan lupa untuk mengambil resiko terendah, dengan berinvestasi sesuai dengan kemampuan finansial, tujuan investasi dan apa saja yang dibutuhkan dalam investasi. Dengan mempelajari berbagai komponen investasi dengan teliti serta bijak dalam membuat keputusan, Anda dapat lebih berhati-hati serta dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti halnya kerugian besar di lain hari.

Pilih Investasi yang Bertahan dan Berkelanjutan


Sebagai pemula, memilih instrumen investasi yang bisa dilakukan secara bertahap, berkelanjutan untuk jangka panjang. Menjadi asalan utama yaitu tren suku bunga investasi dunia yang sedang rendah, sehingga hasil keuntungan dari investasi yang tidak bisa langsung diperoleh dalam waktu yang cepat. Maka dari itu, untuk memulai investasi, sebaiknya pilih instrumen investasi yang dapat bertahan dalam waktu yang lama seperti halnya saham dan reksadana. 

Kenapa Reksadana?


Reksadana merupakan kumpulan dana yang diperoleh dari investor yang kemudian digunakan untuk pembelian instrumen investasi seperti obligasi atau saham yang ada di banyak perusahaan. Ada banyak pilihan jenis reksadana yang dapat digunakan untuk pemula, mulai dari reksadana pasar uang, pasar saham dan pendapatan tetap. 

Umumnya perusahaan reksadana, ada yang mengharuskan seorang investor untuk menyetorkan dana awal dalam jumlah besar. Namun karena saat ini ketertarikan masyarakat akan investasi, sudah banyak sekali perusahaan reksadana yang memberikan syarat minimum investasi awal mulai dari Rp 100 ribu saja. 

Kelebihan Investasi Reksadana


Beberapa kelebihan investasi reksadana ini yaitu, terbilang cukup menghewat waktu investor dan tidak perlu repot untuk mengelola dana investasi. Karena dana investasi dikelola langsung oleh manajer investasi, sehingga dapat mempermudah para investor pemula yang ingin memulai investasi karena keterbatasan waktu maupun pengetahuian yang minim akan pasar modal. Selain itu para investor yang tidak memiliki dana yang terlalu besar, juga memiliki peluang yang sama untuk mengikuti investasi reksadana. 

Pelajari dan Faham Resiko


Sebagai pemula sangat penting untuk memulai mempelajari profil resiko yang akan dihadapi, mulai resiko konservatif, moderat, atau agresif. Bila Anda memilih resiko konservastif atau resiko yang rendah, maka bisa dimanfaatkan untuk investasi reksadana pasar uang. 

Sementara itu, bila Anda memilih resiko moderat dan agresif, resiko investasi ini cenderung besar. Maka Anda bisa mencobanya untuk investasi reksadana saham atau pendapatan tetap. 

Setelah memaham resiko profil invesetasi tersebut, tentunya akan sangat berguna bagi investor untuk siap menghadapi dan mengambil tindakan dari resiko investasi.

Demikianlah sedikit penjelasan jenis investasi jangka panjang dan yang harus dipelajari oleh investor pemula. Bukan hanya cara untuk memulai investasinya saja  yang mudah, untuk melakukan transaksi pembelian reksana pun dapat menggunakan aplikasi via smartphone. Salah satu platform aplikasi yang dapat digunakan untuk mempermudah operasional pembayaran investasi reksadana yaitu aplikasi LinkAja. 

Aplikasi LinkAja


LinkAja telah menjadi kemitraan dengan Mandiri Investas, serta menyediakan metode pembayaran reksadana yang cepat dan mudah memlalui aplikasi Mandiri Investasi bernama Moinves. Selain Mandiri Investasi, aplikasi LinkAjajuga terintegrasi dengan aplikasi Bibit. Sehingga bagi Anda yang ingin melalukan transaksi pembelian reksadana dapat menggunakan aplikasi pembayaran LinkAja. khusus bulan ini terdapat cashback senilai 30%.

Aplikasi LinkAja dapat digunakan beragam kebutuhan transaksi, diantaranya untuk pembayran tagihan telepon, listrik, TV berlangganan, token, BPJS, pulsa, kirim uang, donasi, dapat Anda lakukan dalam 1 aplikasi yaitu LinkAja.

Agung Betariko
Agung Betariko Freelancer, Blogger, Wiramuda

Posting Komentar untuk "Jenis Investasi Jangka Panjang yang Cocok untuk Pemula, Mudah Pakai LinkAja!"