Dokter Kulit dan Dokter Kecantikan Itu Berbeda
Tahukan Anda, bahwa keahlian dokter kulit dengan dokter kecantikan itu berbeda? Terutama dalam peranya sebagai dokter untuk menangani pasien.
Peran dokter kulit dalam menangani penyakit kulit
Dokter kulit dapat mengatasi berbagai macam jenis penyakit pada lapisan kulit. Ada banyak sekali jenis penyakit kulit, kurang lebih hingga mencapai 3000 jenis penyakit kulit.
Baca Juga : Konsultasi Dokter Secara Online Kapanpun dan Dimanapun
Beragam Penyakit yang Dapat Ditangani Dokter Kulit
Sebagian organ terbesar dari bagian tubuh manusia, kulit menjadi pelindung pertama tubuh dalam menghadapi setiap benda asing seperti bakter dan cedera.
Berikut beberapa kondisi yang umumnya ditangani oleh dokter kulit:
- Eksim dan dermatitis. Kondisi ini terjadi karena pembekakan serta ruam akibat terjadinya peradangan pada lapisan kulit. Dermatitis dan Eksim kerap terjadi pada lapisan kulit secara berulang, sehingga perlu adanya pencegahan serta penanganan yang tepat untuk menghidari terjadinya infeksi berlebih pada lapisan kulit.
- Kulit Jerwat. Kondisi kulit yang berjerawat sebagai penyakit yang paling umum ditangani oleh dokter kulit. Penyakit ini disebabkan oleh gangguan yang terjadi pada lapisan kulit serta kelenjar minya. Kulit berjerawat dapat menuyebabkan terjadinya komplikasi pada lapisan kulit, berupa bekas jerawat serta dapat membebakan gangguan psikologis bagi para penderitanya.
- Psoriasis. Gejala psoriasis dapat diketahui pada lapisan kulit yang terlihat berisisik kemerahan akibat terjadinya autoimun pada lapisan kulit sehingga menjadi kronis.
- Kanker kulit. Jenis kanker kulit yang umum terjadi pada pasien adalah melanoma karsioma sel mukuosa, karsinoma sel basah, dan melanoma.
- Infeksi jamur. Disebabkan oleh beberapa kelompok jamur candida, infeksi pada lapisan kulit ini bisa menginfeksi kuku, kulit, serta bagian kulit kepala. Infeksi ini umum terjadi pada sebagian orang, dan termasuk jenis golongan infeksi ringan serta lebih mudah bagi orang yang meimiliki daya tahan tubuh yang lemah sehingga membuat kondisi menjadi lebih parah.
- Kutil. Infeksi pada lapisan kulit ini disebabkan oleh human papillomavirus (HPV), hal tersebut menyebabkan terjadinya pertumbuhan kulit pada lapisan kulit atas dan dapat menular. Dokter kulit dapat membantu pasien untuk menghilangkan kulit dengan beragam teknik sesuai dengan prosedur dan kondisi pasien.
- Herpes zoster. Penyakit ini dikenal di Indonesia sebagai cacar ular atau cacar api. Sebuah infeksi dari virus ini dapat mengakibatkan ruam serta nyeri pada kulit penderitanya, apabila tidak ditangani secara serius, penyakit ini dapat mengakibatkan penderitanya mengalami gangguan mata serius. Perlu adanya perawatan khusus untuk mempercepat proses pemulihan serta mengurangi rasa gatal, sakit dan bahkan mati rasa pada bagian lapisan kulit yang terdapat ruam.
Seperti disebutkan di awal, selain penyakit dan kelainan pada kulit, dokter kulit juga menangani penyakit pada alat kelamin, misalnya infeksi menular seksual. Meskipun umumnya dokter kulit fokus dalam menangani berbagai penyakit atau kondisi yang memengaruhi kulit, dokter kulit juga melakukan perawatan kulit normal dan bahkan dalam hal memperlambat proses penuaan, hingga perawatan kecantikan.
Beragam masalah pada kulit dapat ditangani oleh dokter kulit. Jangan segan konsultasi ke dokter kulit jika mengalami gangguan kulit. Dokter kulit akan membantu Anda mengatasi hal tersebut, dengan melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan sesuai kondisi yang dialami.