Skip to main content

Tips Menjadi Freelance Virtual Assistant yang Mengelola Banyak Website Klien



Cerita kecil ini, mungkin akan memberikan manfaat untuk Anda yang sedang mengisi waktu luang. 

Menjadi seorang freelancer atau pedagang jasa maupun produk, berbicara tentang ketidakpastian hasil. Kadang menerima orderan project, kadang sepi, hal tersebut wajar-wajar saja. 

Justru dengan adanya naik turunya performa usaha, disitu kemampuan kita diuji menghadapi ketidakpastian dan mencari cara untuk menyelesaikannya.

Berawal iseng membuat blog di platform blogging gratisan, hingga mengenal hosting dan membuat website. 

Dari keisengan tersebut ternyata cukup menambah pengalaman menarik untuk mengisi porfolio saya, dan sebagai modal untuk membuka layanan Virtual Assistant Digital marketing. 


Gambar : Layanan Virtual Assistant jasa.betariko.com


Perlayanan virtual assistant saya tawarkan kepada para pebisnis yang menginginkan sebuah profile bisnis berupa website. Dari research, penulisan konten, pembuatan website hingga mengoptimasinya. 

Sebagian orang mengatakan bahwa membuat website itu sulit, ada yang bilang juga tidak ada waktu untuk belajar dan membuatnya. 

Para pelaku usaha biasanya ingin fokus pada bisnisnya, kemudian terkait promosi menggunakan jasa orang lain. Dengan begitu tidak mengganggu kegiatannya fokus pada strategi manajemen usaha. 

Setiap masalah, disitu ada peluang ...

Anda mungkin bisa menjadi salah satu orang yang melihat itu sebagai peluang, dengan menawarkan jasa kepada mereka yang membutuhkan tenaga virtual assistant.

Simak ulasan berikut ini, berdasarkan pengalaman pribadi saya sebagai virtual assistant.


Apa saja kegiatan Seorang Freelance Virtual Assistant?


Tahapan yang biasa saya lakukan, dari melayani pelanggan sebagai virtual assistant digital marketing maupun tips menghemat operasional hingga deal.

Ketika ada pelanggan yang menghubungi via chat kemdian deal dengan biaya jasa, saya melanjutkannya melalui video conference untuk pembahasan lebih lanjut terkait konsep yang pelanggan inginkan. 


1. Mengumpulkan Data


Setelah mengetahui jenis atau kategori bisnis pelanggan, tentunya perlu mencari data-data penting seperti keywords kompetitor yang sudah ada di internet. Mencari kata kunci yang tepat untuk mengoptimasi website dengan konten terbaik. 

Menurut saya, keyword terbaik adalah keyword yang dimiliki oleh kompetitor. Maka dari itu metode pengumpulan data ini terbilang cukup penting untuk mengalanisa kata kunci yang tepat.


Gambar : Cotoh dokumentasi Keyword dan Analisa Kompetitor

Setelah data kompetitor dan keyword terkumpul, maka di pisah berdasarkan kategori. Nantinya data tersebut akan dipilih berdasarkan yang termudah baru yang tersulit.

Note : Keyword "Kata kunci yang di cari pengguna internet melalui Google"


2. Membangun Website


Meminta pelanggan memberikan dokumentasi berupa gambar atau video dari produk dan jasa yang dimiliki, untuk tahap awal membangun website.

Setelah website tahap awal sudah jadi, barulah video call lagi untuk mempresentasikannya kepada pelanggan untuk request perbaikan. 

Ketika pelanggan sudah deal dengan konsep tampilan website, selanjutnya saya merekomendasikan server sendiri atau menggunakan server milik saya.  

Kelebihan server sendiri, pelanggan saya berikan akses server dan admin website. Bila menumpang atau sewa diserver saya, hanya akses admin website saja. Tentunya kedua pilihan server website tersebut, terdapat biaya sewa tahunan.

Karena beberapa pelanggan ada yang belum biasa dengan urusan server, jadi memberikan amanah untuk menumpang di server website yang saya miliki.

Berikut ini contoh halaman klien user saya di Idcloudhost.com

Gambar : Halaman Client Idcloudhost.com

Dalam mempermudah management domain saya menggunakan 1 server untuk beberapa website. Performa server yang baik saya lebih memilih teknologi Private Cloud dari IDCloudhost.com. 

Dengan menggunakan satu server tersebut, tentunya bisa menekan biaya operasional yang mencakup beberapa pelanggan. Selain itu biaya sewa di IDCloudhsot.com juga terbilang murah, dan kualitas performa server yang baik. 


Kenapa Saya Memilih Cloud Provider Indonesia?


Rata-rata pelanggan saya orang Indonesia, dan area bisnis mereka di dalam negeri. Jadi untuk mempercepat loading akses website, perlu server yang terletak di Indonesia. 

Kalau saya menggunakan server luar negeri, tentu nanti para pelanggan yang ingin mengakses website membutuhkan akses yang cukup lama karena lintas data internetnya mampir diluar negeri. 


3. Pembuatan Artikel


Konsep pembuatan artikel sesuai data keyword yang telah dikumpulkan. Saya biasa membedakannya antara konten utama dan konten pendukung, sebagai dasar pembuatan konten untuk mengoptimasi website. 

Agar pekerjaan pembuatan artikel sesuai deadline. Maka time plan harian perlu dicatat, untuk menghindari keterlambatan. Karena sebagai virtual assistent, memiliki tanggung jawab pekerjaan diselesaikan on time. 

Dengan pekerjaan sesuai time plan, pelanggan dapat melihat progress pengerjaan per harinya dan hasil kerja tersebut siap digunakan sebagai mana mestinya. 

Setelah proses panjang tersebut, barulah invoice pelanggan di lunasi sesuai perjanjian awal. Pekerjaan ini terbilang cukup sederhana, tapi juga menguras waktu dan tenaga. Hanya perlu 3 tahap saja untuk menyelesaikannya.


Tips Menjadi Freelance Virtual Assistant yang Mengelola Banyak Website Klien


Berikut ini, bentuk ihtiar yang saya lakukan untuk menjadi freelance virtual assistant profesional:

Belajar Membuat Website dan Research Data

Paling utama tentunya perbanyak belajar membuat website, dan research data berdasarkan kebutuhan saat ini hingga mendatang.

Memberikan harga Murah

Ketika memulai menjadi freelance, sebaiknya berikan harga murah kepada calon pelanggan. Ini untuk memperbanyak porfolio pekerjaan. 


Jika memang Anda memiliki banyak pelanggan, ada baiknya untuk menggunakan private cloud sebagai penyimpanan data website. 1 Private Cloud bisa digunakan untuk beberapa website, sehingga operasionalnya lebih murah.

Selain itu private cloud juga bisa dijadikan media pengujian aplikasi maupun website sebelum di publikasikan. Bisa juga dijadikan media penyimpanan file penting sebuah bisnis yang hanya bisa diakses orang-orang yang memiliki kepentingan didalamnya.

Membuat Time Plan

Jangan pernah membuat pelanggan kecewa karena terlambat mengerjakan project yang diberikan. Jadi perlu adanya time plan, untuk menghindari keterlambatan project. 

Adanya time plan di setiap project yang kita dapatkan dari pelanggan, tentunya dapat memonitoring bagian mana saja yang belum terselesaikan dan perlu diselesaikan segera.

Pelanggan Adalah Raja

Benar, pelanggan adalah raja. Dengarkan keinginannya dan lakukan segera. Bila ada saran, ada baiknya juga segera sampaikan dan dimusyawarahkan.

Semoga ulasan singkat pengalaman dan tips menjadi freelance virtual assistant ini dapat memberikan manfaat, bagi Anda yang sedang mencoba mencari penghasilan secara online.

Meskipun diluar sana semakin banyak kompetitor baru yang muncul ke permukaan. Tapi jika Anda mengerjakan setiap pekerjaan dengan profesional. Yakinlah, akan ada banyak orang yang mencari dan mengantri ingin menggunakan jasa Anda.

Semoga dapat menginspirasi ...

Terima kasih.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar