Skip to main content

Penjelasan Terapi Komplementer dan Teknik Para Ahli


Saya sendiri sering mengalami yang namanya titik bosan dalam beraktifitas. Tak jarang penat ketika harus pulang pulang pergi dari kantor atau kuliah, dihadapkan dengan kemacetan setiap harinya.

Dihari normal saya biasa pulang ke rumah pukul 10, baru bisa mandi dan kemudian baru bisa tidur nyenyak. Namun kadang jika puncak stres, saya gak bisa langsung tidur. Bisa tahan melek hing pukul  2 pagi.

Padahal jam 08.00 WIB saya sudah harus berangkat ke kantor. Sehingga bisa dikatakan waktu istirahat saya berkurang.

Dari sini saya mulai mempelajari beberapa buku tentang psikologis dan Yoga. Karena berdasarkan beberapa sumber Yoga merupakan salah satu terapi komplementer yang diyakini mampu mengendalikan kondisi stress maupun kondisi psikologis lainya.

Mungkin kamu juga menanyakan hal yang pernah saya tanyakan dalam diri, apakah terapi komplementer terbilang ampuh dan aman untuk dilakukan? Buat kamu yang ingin mengetahui apa saja terapi komplementer. Saya telah membuatkan rangkumannya untuk kamu yang sedang membutuhkan terapi ini.

Apa itu Terapi Komplementer?


Terapi komplementer merupakan sebuah terapi yang dihasilkan dari ilmu pengetahuan kesehatan, serta bertujuan untuk menangani beragam jenis penyakit ringan maupun berat dengan teknik tradisional. 

Di tempat kita ini sering kali orang menyebut terapi komplementer sebagai pengobatan alternatif. Terapi komplementer ini tidak ada kaitanya dengan teknik bedah atau jenis pengobatan komersial yang dilakukan secara masal. 

Impelementasi terapi komplementer menggunakan beragam media terapi dan penggunaan bahan herbal dalam ramuanya. 

Tingkat keberhasilan pengobatan alternatif terapi komplementer ini telah diuji oleh para peneliti yang ahli dalam bidangnya. Hasilnya telah membuktikan bahwa terapi komplementer dapat membantu meresakan rasa mual dan sakit. 

Namun, meskipun nama terapi komplementer begitu terkenal. Tidak semua teknik terapi telah teruji berdasarkan penelitian. Berikut ini jenis-jenis terapi komplementer yang sudah terkenal dan banyak diminati karena hasilnya yaitu:

Akupuntur

Pernah lihat di film-film klasik? dimana ada pemeran ketika seorang tabib melakukan pengobatan menggunakan sebuah jarum? ya teknik ini merupakan pengobatan alternatif dari China kuno. 

Penggunaan jarum sebagai media untuk menekan titik saraf pada tubuh. Setiap titik pada bagian tubuh memiliki ubungan tersendiri dengan gejala-gelaja penyakit tertentu, dan penekanan pada titik tubuh digunakan menghubungkan energi tubuh pada titik tertentu dapat disembuhkan. 

Dan bukan sembarangan orang yang bisa mengetahui betul titik-titik tubuh mana saja yang di tusuk dengan jarum akupuntur. Harus dengan pembelajaran yang konsisten, serta pengalaman yang cukup. 

Terapi akupuntur dipercaya dapat mengembalikan energi alam di dalam tubuh, maka dari itu pengobatan ini terbilang cukup efektif untuk menangani permasalahan seperti mual, pusing, nyeri kronis, dan mutah. 

Sebagai media terapi yang efektir untuk menghilangkah rasa sakit pada bagian tubuh, terapi akupuntur lebih banyak digunakan sebagai media terapi nyeri pada bagian punggung, sakit kepala, serta terapi pengapuran lutut. Akupuntur juga dapat digunakan sebagai media terapi gejala kanker ringan. 

Kiropraktik

Bidang ilmu kesehatan yang dapat digunakan sebagai media terapi mengembalikan maupun memperbaiki susunan kerangka tubuh. 

Penerapan terapi ini dipraktikan untuk terapi pengobatan saraf terjepit, nyeri pada leher, punggung, serta lengan. 

Dengan mengembalikan susunan kerangka tubuh yang tergeser ini, terapi kriopraktik ini juga memiliki manfaat penting bagi tubuh, yaitu dapat meningkatkan pelancaran peredaran darah ke seluruh tubuh. 

Terapi Medan Magnet

Terapi komplementer juga ada yang menggunakan media medan magnet. Terapi jenis ini menggunakan energi alam atau benda yang memiliki kandungan medan magnet. 

Diyakini bahwa medan magnet memiliki kandungan energi yang dapat dimanfaatkan sebagai media terapi mengatasi beragam penyakit maupun gangguan kesehatan seperti halnya asam urat, kebotakan dan sudah terbukti cukup ampuh. 

Terapi Energi

Terapi ini merupakan jenis terapi komplementer yang aplikasi penggunaanya dengan cara pengabungan energi alam dalam tubuh untuk meningkatkan kesehatan, mengalirkan maupun menapulasi energi alam didalam tubuh. 

Reikiri

Jenis pengobatan alternatif yang memanfaatkan sumber energi alam dari dalam tubuh yang digunakan untuk membantu proses penyembuhan.

Proses penyembuhan alami dari dalam tubuh ini dipercaya dapat lebih cepat ketika kondisi tubuh sedang dalam keadaan santai, senang, serta tenang. 

Impelementasi dari terapi reiki ini dapat dilakukan dengan cara menempelkan bagian telapak tangan, kemudian di tempelkan pada bagian tubuh yang memiliki keluhan secara perlahan-lahan. 

Sentuhan Terapeutik 

Jenis terapi komplementer ini pengaplikasianya cukup mudah, yaitu dengan cara memaksimalkan keuatan dari sentuhan telapak tangan. Dapat dipercaya bahwa terapi terapuutik ini dapat mengatasi keluhan penyakit maupun nyeri pada tubuh dengan mengatur aliran energi alam dari tubuh. 

Itulah penjelasan terapi komplementer dari para ahli dalam bidangnya. Sebenarnya beberapa jenis terapi tersebut juga telah dikembangkan menggunakan teknologi modern.

Meskipun terapi komplementer dianggap sebagai alternatif penyembuhan penyakit, ramuan herbal dari terapi pun harus tetap dikonsumsi secara hati-hati. Karena ramuan tersebuh juga dapat bereaksi dengan jenis ramuan lain yang kamu konsumsi. 

Kapan Menggunakan Tearapi Komplementer?


Seorang ahli yang mempelejari teknik terapi komplementer disebut terapis. Biasanya seorang terapis
yang akan memberikan saran dan menerapkan penggabungan terapi tardisional maupun terapi alternatif dalam mengatasi penyakit atau keluhan tertentu.

Pasien disarankan untuk menemui seorang ahli terapis komplementer jika mereka merasa tidak yakin dengan pengobatan modern saat ini.

Pada dasarnya terapi pengobatan tradiosional semakin dikenal oleh masyarakat umum seperti halnya saat ini, karena mereka sudah berputus asa dengan pengobatan modern yang tak kunjung sembuh.

Semoga penjelasan terapi komplementer dan jenis teknik yang digunakan ini dapat menambah wawasan dan menjadi bahan pertimbangan bagi kamu yang ingin mencoba pengobatan alternatif.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar