Skip to main content

follow us

Perbedaan Blog dan Website, Belum Banyak yang Tahu Soal ini

Blog dan website sekilas memang seperti satu media di Internet yang hampir sama. Saya juga dulu kebingungan perbedaan blog dan website.

Mungkin teman-teman yang ingin memulai bisnis online juga masih bingung perbedaan blog dan website, serta masih bingung untuk memilih platform atau media yang akan digunakan membangun situs terbaik teman-teman. 

Sebenarnya apa yang menjadi pembeda antara blog dan website? teman-teman perlu memahami terlebih dahulu perbedaan blog dan website agar dapat menentukan platform yang akan digunakan untuk membangun halaman situs sesuai dengan kebutuhan teman-teman. 

Apa Definisi Blog dan Website?


Sebelum kita membahas perbedaan yang ada pada kedua situs tersebut, teman-teman perlu memahami masing-masing plaftorm yang sering digunakan oleh para publisher dalam membangun halaman situs. 

Sama halnya seperti arsitek, mereka harus paham terkait bahan bangunan serta menentukan bahan apa saja yang digunakan untuk membangun suatu rumah, gedung, maupun infrastruktur lainya. 

Website merupakan halaman situs yang terdiri dari beberapa halaman serta terhubung dengan satu alamat domain. Kemudian untuk pengelolaanya bisa dikelola secara individu, institusi, organisasi, perusahaan maupun pemerintahan.

Blog merupakan singkatan dari web log, sebuah halaman situs yang berisi konten berupa opini, ide, pengalaman, maupun aktivitas yang dibagikan oleh penulis. Ini seperti yang saya gunakan saat ini, yaitu membangun blog pribadi untuk memuat tugas kuliah, opini, dan beberapa kegiatan, berbagi pengalaman yang pernah saya lakukan.

Setelah melihat devinisi blog dan website, teman-teman mungkin sudah mendapatkan gambaran tentang media serta perbedaan blog dan website. 

Bisa dikatakan, bahwa pada umumnya sebuah istilah website digunakan untuk menyebutkan sebuah brand dari sekian banyak situs bertebaran di internet. 

Misalnya saja ada sebuah brand, www.google.com, www.betariko.com, www.twitter.com, www.facebook.com, www.instagram.com dan masih banyak nama-nama website yang ada di internet. 

Berbeda dengan blog, salah satu media pembuatan website yang cukup populer menjadi pilihan para publisher karena pengelolaan dari segi pembuatan konten, optimasinya yang dikenal lebih sederhana, bahkan orang yang awam pun bisa mempelajarinya lebih cepat. 

Selain itu, sebuah blog juga sering disebut sebagai media website pribadi karena pengelolaanya bersifat individu. 

Perbedaan Blog dan Website 


1. Konten

Dari segi konten yang ada pada masing-masing situs, inilah yang menjadi pembeda utama. Karena pada umumnya sebuah konten blog berisi sebuah konten tulisan, video, maupun audio. Tergantung minat pemilik blog itu sendiri. 

Misalnya saja, saya menyukai tema tips blog, design corel, bercerita, berbagi pengalaman. Maka isi dari konten blog saya tidak jauh dari konten yang saya sukai tersebut. 

Karena pada umumnya konten blog yang saya temui diinternet, rata-rata menceritakan pengalaman pribadi si pemilik blog tersebut. Sesuai dengan definisi blog yang diulas pada paragraf sebelumnya. 

Teman-teman dapat membuat blog dengan konten yang hanya terfokus pada satu tema yang paling teman-teman sukai.

Misalnya teman-teman menyukai sebuah konten cerita berupa teknologi, traveling, fashion, parenting, otomotif, fashion, atau sekedar sharing berbagi pengalaman lainya seperti diary.

Teman-teman juga bisa membuat blog yang berisi konten dengan berbagai teman atau yang biasa dikenal sebagai blog gado-gado. Meskipun temannya campuran, tentu harus disesuaikan dengan minat teman-teman. Karena kalau membuat konten karena bukan minat pribadi, kemungkinan konsisten menulis sangat kecil. 

Berbeda dengan konten pada website yang biasanya hanya berisi informasi berupa produk maupun layanan yang ditawarkan oleh suatu badan usaha. Misalnya saja, teman-teman memiliki sebuah bisnis dan membuat profile bisnis di internet. Halaman website tersebut berisi sejarah, visi dan misi, produk, alamat, pemesanan, serta kontak perusahaan. 

Teman-teman juga dapat membangun sebuah website guna mensosialisasikan profile sekolah, lembaga pendidikan, lembaga pemerintah, toko online, dan bisnis lainya. 

2. Update

Prosedure update konten yang ada pada blog dan website pun sangat berbeda. Umumnya sebuah blog sering memperbarui informasi artikel, serta memiliki jadwal khusus untuk mengupdate isi konten secara berkala, bisa satu bulan sekali, dua minggu sekali, seminggu sekali, bahkan bisa juga hampir tiap hari update konten artikel. 

Maka dari itu, untuk update konten blog terbilang lebih dinamis karena selalu memberikan informasi terbaru pada periode waktu tertentu.

Pemilik blog harus berusaha mengupdate konten lebih sering, karena konten artikel yang ada pada blog merupakan salah satu cara agar blog dapat hidup panjang. 

Sangat berbeda dengan halaman website, karena informasi konten pada website berisi informasi perusahaan serta produk maupun layanan usaha sehingga untuk update hanya terjadi apabila perusahaan memiliki produk maupun layanan tambahan. Bisa juga pemilik usaha sedang ada informasi promo pada hari-hari nasional tertentu. 

Maka dari itu, halaman konten website lebih dikenal sebagai halaman statis yang tidak memiliki jadwal update konten tertentu. 

3. Arah Komunikasi

Perbedaan lain blog dan website yaitu terletak pada arah komunikasi antara pemilik dan pengunjung halaman situs. 

Umumnya, untuk komunikasi tanya jawab blog lebih bersifat interaktif. Hal ini dikarenakan pengunjung blog dapat memberikan opini, pertanyaan, saran kepada pemilik blog di kolom komentar pada setiap bagian artikel yang dicari oleh pengunjung. 

Berbeda dengan halaman website, arah komunkasi antara pemilik bisnis dengan pelanggan hanya bersifat satu arah serta tidak menyediakan sebuah kolom komentar pada setiap informasi konten yang dibuat. 

Namun, perkembangan saat ini memaksa pemilik website layanan maupun produk memberikan halaman sub domain untuk berkomunikasi dengan pelanggan secara realtime dua arah. 

4. Subscribe

Agar pengunjung setia mendapatkan informasi artikel konten terbaru, biasanya pemilik blog memberikan halaman subscribe. Pengunjung setia yang mengikuti perkembangan konten tersebut dapat berlangganan informasi apabila konten diberbarui pada periode waktu tertentu. Biasanya notifikasi pemberitahuan konten terbaru didapatkan melalui email, maupun media sosial.

Ada juga beberapa trik internet marketing menyediakan pilihan halaman subscribe. Namun isi dari langganan informasi konten ini berbeda dengan blog. Jika blog mengirimkan informasi konten terbaru, website biasanya mengirimkan informasi produk, diskon, maupun layanan terbaru dari pemiliknya. 

5. Gaya Bahasa

Penggunaan bahasa yang ada pada blog dan website tentu memiliki perbedaan yang sangat jauh. Untuk konten yang ada pada blog biasanya sih lebih variatif, karena tidak ada batasan maupun aturan tertentu dalam menulis. 

Ada beberapa blogger yang memilih mengunakan kata-kata formal, ada juga blogger yang menggunakan kata informal agar lebih dekat dengan para pembaca. 

Misalnya saja saya menggunakan sapaan teman-teman, kadang juga kamu, anda, untuk membuat suasana lebih personal. Sehingga teman-teman yang ingin menanyakan sesuatu kepada saya pun merasa lebih dekat meskipun secara online. 

Adapun pemilihan kata-kata tersebut, berusaha agar pencari informasi diinterne yang berkunjung ke halaman blog pribadi ini tidak bosan. 

Berbeda dengan gaya bahasa pada halaman website yang biasanya terkesan lebih profesional dan sangat formal. Pemilihan bahasa formal ini memang ditujukan untuk halaman website lembaga pendidikan, pemerintahan, perusahaan maupun organisasi agar terkesan profesional. 

6. Pengelola

Apakah teman-teman pernah mendengar istilah blogger? Nah sebutan blogger merupakan identitas atau panggilan para penulis konten atau pengelola blog itu sendiri. 

Biasa para blogger ini mengelola blog secar individu, dari design tema, konten, optimasi dilakukan mandiri. 

Adapun sebuah blog yang dikelola oleh beberapa orang, seperti halaman-halaman blog media seperti kaskus.co.id, idntime.com, malesbanget.com dan lain sebagainya. 

Berbanding terbalik dengan blog, untuk halaman konten website dikelola oleh para tim khusus pada bidangnya atau sebuah perusahaan yang terdiri dari beberapa team copywriter, developer, maupun designer. 

7. Pembagian Konten

Perbedaan blog dan website yang terakhir yaitu pada beberapa bagian pendukung kontennya, yang biasanya terdiri dari beberapa kategori khusus. 

Jika pembagian konten pada halaman situs blog terdiri dari label maupun kategori. Misalnya saja blog betariko, terdiri dari kategori, geektalks, event, blog, tugas kuliah, dan beberapa kategori lainya. 

Sedangkan untuk pembagian konten yang ada pada halaman sebuah website formal terdiri dari bagian-bagian produk maupun layanan yang ditawarkan. Kadang pemilik website tersebut memberikan bagian kategori informasi diskon atau promo produk dan layanan.

Untuk saat ini, teknik internet marketing lebih dominan menggunakan blog dalam sebuah website. Kenapa demikian? Karena blog bisa menjadi bagian dari sebuah website, hal ini digunakan untuk menarik minat pengunjung yang awalnya hanya mencari informasi, tapi bisa melakukan eksekusi berupa beli produk maupun sewa layanan. 

Jika teman-teman memiliki sebuah halaman website lembaga tertentu misalnya organisasi, perusahaan, sekolah, pasti menginginkan mendapatkan trafik pengunjung. Karena mustahil orang dapat menemukan halaman website teman-teman, tanpa konten dukungan seperti halnya artikel, gambar, maupun video. 

Perlu teman-teman ketahui bahwa search engine Google lebih menyukai halaman situs yang selalu memperbarui informasi, sedangkan jika kita memiliki website tanpa update artikel yang tidak dirubah tentu tidak akan banyak orang mengetahui informasi website kita di internet. 

Kalau cara Google menilai suatu halaman situs seperti itu, apa yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan traffic pengunjung? teman-teman bisa membuat halaman profile website beserta membuat halaman blog menjadi satu kesatuan. Sehingga teman-teman dapat memberikan informasi apa saja yang masih berhubungan dengan halaman website bisnis. Dengan cara tersebut, sangat memungkinkan pengunjung yang menjadi informasi tertentu dapat menemukan halaman website teman-teman melalui internet.

Apakah Blog Hanya Blogspot dan WordPress?


Dulu saya pernah bimbang untuk memilih platfrom blog yang akan saya gunakan. Istilah blog yang saya tahu awalnya yaitu menggunakan plaftorm Blogspot maupun Wordpress, dan ternyata tidak hanya itu saja yang bisa kita jadikan media membangun sebuah blog. 

Sebenarnya sebuah situs yang memiliki karakteristik halaman situs blog, selama memenuhi definisi serta kriteria yang dimiliki blog. Maka media atau plaftorm selain itu pun bisa disebut sebagai blog.

Baca Juga: Mendapatkan Penghasilan dari Blog Pribadi

Misalnya saja, seorang blogger menggunakan platfrom blogging menggunakan Weebly, Wordpress, Wix, Blogspot, Joomla, Drupal, dan lain sebagainya. Bahkan ada beberapa yang membuat halamanya sendiri dengan direct langsung ke domain, misalnya www.betariko.com, www.betariko.co.id, www.betariko.web.id, dan lain sebagainya, selama memenuhi kriteria serta devinisi blog berarti masih masuk ke dalam kategori halaman situs blog. 

Kesimpulan


Setelah teman-teman mengetahui perbedaan blog dan website, saya harap teman-teman dapat menentukan platform apa yang akan teman-teman gunakan sebagai pendukung halaman situs blog maupun website. 

Jika teman-teman hanya menulis sebuah konten untuk berbagi informasi, ide, opini, pengalaman, sebuah cerita harian, platform blog merupakan pilihan yang tepat untuk menjadi media situs teman-teman. 

Untuk mempelajari serta memulai pembuatan blog, teman-teman dapat menggunakan beberapa platform yang disediakan secara gratis antara lain Wordpress, Blogspot, Weebly maupun dapat menggunakan domain sendiri.

Akan tetapi jika teman-teman memiliki keinginan untuk membuat halaman situs yang formal seperti halaman bisnis, organisasi, perusahaan, maupun lembaga pemerintahan, penggunaan platform website tentu akan lebih cocok untuk teman-teman gunakan. 

Saya harap dengan membaca informasi pada artikel ini, teman-teman dapat memahami mengenai devini maupun perbedaan blog dan website. Sehinga nantinya teman-teman dapat memutuskan untuk memilih platform yang tepat untuk membangun halaman situs. Semoga dapat bermanfaat. 

Yang Kamu Suka:

Newest Post
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info