Skip to main content

follow us

Belajar Konfigurasi Dasar Cisco IOS Router dan Switch


Konfigurasi dasar cisco router dan switch merupakan tahapan paling dasar sebelum melakukan konfigurasi fungsi dari masing-masing perintah script yang dimasukkan kedalam perangkat.

Kurang lebih nya implementasi penggunaan perangkat dalam kebutuhan jaringan komputer, seperti dibawah ini:
  • Melakukan pengecekan perangkat apakah dalam keadaan baik ataupun tidak, pengecekan ini terdiri dari fan, power supply, modul, serta beberapa hardware lainya.
  • Default konfigurasi atau konfigurasi dari pabrikan. Kecuali jika kita ingin menambahkan package extra di sistem operasinya. 
  • Administratif config atau dasar konfigurasi yang akan kita ulas sekarang ini
  • Perintah konfigurasi fitur yang dibutuhkan, switching, routing atau security. 
  • Testing.
  • Mount to production 
Pernah beberapa kali salah konfigurasi, kemudian terjadi error pada jaringan maupun pada perangkat yang tidak bisa diakses. Rata-rata sih errornya pada routing sehingga koneksi jaringan tidak bisa saling terhubung. Untuk error ini sebenarnya memiliki kemungkinan yang kecil. 

Biasanya sebelum melakukan instalasi dilapangan, perlu yang namanya simulasi jaringan terlebih dahulu. Simulasi jaringan ini termasuk ke dalam langkah implementasi yang ke-2 hingga ke-5. Kemudian dilanjutnya mount to production juga ada beberapa langkah lagi untuk dilalui.

Bagian-Bagian Konfigurasi Dasar Cisco


Pada ulasan diawal tersebut merupakan contoh umum yang terjadi, namun juga keadaan akan berubah sesuai dengan kondisi jaringan yang kita rencanakan. Sehingga penggunaan bentuk script konfigurasi juga bisa berbeda sesuai dengan kebutuhan jaringan.

Kurang lebihnya konfigurasi administratif yang ada pada cisco IOS router maupun switch terdiri dari:

sebelumnya. Secara garis besar, konfigurasi administratif di cisco IOS router dan switch meliputi:
  • Hostname dan Banner
  • Konfigurasi interface: deskripsi port dan status port
  • Username dan password – konfigurasi line console, aux, dan vty.
  • Erase – copy – verifikasi konfigurasi.
Namun untuk beberapa implementasi jaringan yang memerlukan fitur khusus, kita perlu melakukan upgrade IOS cisco juga. 

Untuk melakukan simulasi jaringan ini Anda dapat menggunakan sofware opensoure misalnya menggunakan GNS3, packet tracer. 

Meskipun pada ulasan kali ini merupakan penjelasan dari konfigurasi dasar, namun ulasan ini berdasarkan pengalaman dilapangan.

Bismillah, mari kita mulai belajar konfgurasi dasar cisco ios router dan switch...

1. Konfigurasi Hostname yang Ada di Perangkat Cisco


Konfigurasi Hostanem ini merupakan penamaan perangkat, atau untuk mengidentifikasi perangkat. Cara konfigurasi hostanme pada router maupun switch ini pun cukup mudah. Pada bagian (config)#hostname<masukkan-nama-hostname> kemudian enter dan selesai. 


Seperti yang saya jelaskan barusan, bahwa konfigurasi hostname ini hanyalah untuk identitas router atau switch di jaringan local. Bisa dikatakan konfigurasi ini tidak terlalu mempengaruhi lookup pada jaringan. 

Router#conf t 
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z. 
Router(config)#hostname belajar_konfigurasi_dasar
belajar_konfiurasi_dasar(config)#hostname router_dan_switch 
router_dan_switch(config)#

Pada ulasan sebelumnya ada sebuah konfigurasi pada router maupun switch yang hanya menampung satu baris perintah saja. Sehingga ketika kita ingin mengganti sebuah nilai konfigurasi kita dapat menghapus satu baris konfigurasi dan tidak perlu mengulangi konfigurasi dari awal hanya dengan mengunakan perintah no diawal baris nilai yang ingin kita hapus. 

Misalnya memasukkan perintah...
(config)#no ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 172.x.x.x. 
(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 172.x.x.x. (langsung mengganti dengan nilai yang baru)

a. Penggunaan Huruf, Tanda Hubung serta Angka Pada Hostname


Untuk pemberian nama hostname pada router dan switch, Anda dapat menggunakan nama yang diawali dengan huruf besar. Namun pada tampilan dikomputer nantinya akan tetap menampilkan hostname dengan awalan huruf kecil. 

Adapun aturan pemberian nama host dari ARPANET bahwa pemberian nama host harus diawali dengan penggunaan huruf, bisa juga dang menggunakan angka didepanya, serta penggunaan tanda hubung dengan syarat tidak melebihi 63 karakter. 

Router(config)#hostname 123
% Hostname contains one or more illegal characters.
123(config)#hostname belajar_konfigurasi_dasar_cisco_router
belajar_konfigurasi_(config)#

Jika kita memasukkan nama host hanya berisikan sebuah angka, maka akan tampil tanda peringatan bukan sebuah tanda error script di IOS, tapi pemberian nama hostname pada router akan tetap tampil.

Kemudian, jika kita memasukkan hostname terlalu panjang, maka nama akan terpotong menjadi 20 karakter. (Silahkan dicoba dulu, mungkin beda tipe IOS beda batas karakter). Namun sangat disarankan untuk hostname sebaiknya kurang lebih dari 10 karakter.

2. Konfigurasi Banner di Perangkat Cisco IOS Router dan Switch


Pada sistem operasi linux server, tampilan banner biasanya muncul pada saat adanya permintaan login SSH maupun telnet. Bisa juga banner tampil ketika user sedang memasukkan perintah tertentu, sehingga membutuhkan izin untuk root access. 

Tampilan banner pada perangkat Cisco Router, biasanya berupa beberapa informasi pesan pembuka. Berikut ini bentuk banner login pada Cisco Router. 

login as: Betariko
Unauthorized access to this machine is prohibited //ini tampilan banner
password:

Didalam perangkat Cisco IOS kita juga dapat menyesuaikan bentuk banner itu sendiri. Konfigurasi banner terdiri dari beberapa jenis. Namun yang paling umum digunakan pada perangkat Cisco IOS yaitu jenis banner motd, banner motch, dan banner exec. 

Router(config)#banner ?
LINE                 c banner-text c, where 'c' is a delimiting character 
config-save        Set message for saving configuration 
exec                   Set EXEC process creation banner 
incoming           Set incoming terminal line 
banner login      Set login 
banner motd      Set Message of the Day banner 
prompt-timeout Set Message for login authentication timeout 
slip-ppp             Set Message for SLIP/PPP 
Router(config)#

3. Konfigurasi Dasar Interface Cisco IOS


Sebelum praktek belajar konfigurasi dasar perangkat Cisco Router. Kita harus sudah memiliki design jaringan yang akan kita simulasikan terlebih dahulu.

Pada tahapan design rancangan jaringan tersebutlah yang akan menjadi acuan kita dalam mengkonfigurasi administrasinya, terdiri dari penamaan perangkat, pengalamantan IP serta berapa port yang akan digunakan dalam jaringan tersebut.

Kita harus sudah memetakan port mana saja yang akan terhubung ke jaringan WAN, serta perangkat apa saja yang akan di hubungkan ke jaringan LAN.

Sebelum kita melakukan tahap konfigurasi lebih lanjut, kita harus tahu jenis module, port, interface, serta speednya.

Karena setiap perangkat memiliki router dan switch memiliki perbedaan dan masing-masing memiliki fungsi tertentu.

Pada tahapan ini kita akan mengulas tentang layer 1 dan layer 2 pada model network yang akan dibangun.

a. Jenis Port, Module, dan Interface di Perangkat Cisco IOS


Sebenarnya untuk jenis port module serta interface yang ada pada perangkat Cisco Router dan Switch ini akan lebih mudah dipahami ketika melihat barangnya secara langsung. Kita harus mengetahui serta memahami jenis-jenisnya, karena termasuk dalam materi CCNA. Berikut ini jenis ethernet standard dari IEEE:
  • 10Base-T IEEE 802.3 Pakai UTP kategori 3 up to 100 meter.
  • 100Base-TX IEEE 802.3u aka FastEthernet. UTP kategori 5, 5E, atau 6 up to 100 meter.
  • 100Base-FX IEEE 802.3u Fiber optic; multimode. Bisa sampai 400~ meter. Menggunakan konektor ST dan SC.
  • 1000Base-CX IEEE 802.3z CTP atau biasa disebut twinax (twineks), konektornya disebut HSSDC (High Speed Serial Data Connector), tidak perlu module tambahan di port SFP. Biasa digunakan untuk data center.
  • 1000Base-T IEEE 802.3ab Kategori 5 four-pair UTP, up to 100 meter dan speed 1Gb/s.
  • 1000Base-SX IEEE 802.3z 1 Gig Ethernet, tapi pakai fiber-optic; multimode – up to 550~ meter.
  • 1000Base-LX IEEE 802.3x Fiber optic, dari 3 KM hingga 10KM~.
  • 1000Base-ZX Cisco Standard Standar dari cisco, untuk fiber cable single-mode, bisa hingga 70KM~.
  • 10GBase-T 802.3.an 10 Gig Ethernet, tapi compatible dengan kabel UTP cat 5e, 6 atau 7.

Materi yang ada di CCNA jarang sekali adanya praktek untuk mengkonfigurasi speed ethernet... Yang wajib kita pahami hanya untuk konfigurasi half-duplex dan full-duplex, serta kita harus benar-benar paham jenis ehternet yang digunakan oleh perangkat.

b. Konfigurasi Dasar Cisco IOS Router



....

Yang Kamu Suka:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info