Skip to main content

follow us

Perbedaan antara Hemat dan Pelit, Pahami Dulu Deh Biar Gak Ngatain Temen Pelit


Pahami dulu deh perbedaan antara hemat dan peli biar gak ngatain temen pelit. Hal apa yang pernah terlinta di pikiranmu tentang kata "hemat"? Apakah cara hidup serba kekurangan alias pas-pasan tidak bisa bersenang-senang?

Pada kenyataanya hidup hemat tidak selalu identik dengan orang yang memiliki penghasilan di bawah rata-rata. Justru banyak orang kaya yang masih disiplin untuk hidup berhemat.

Kenapa demikia? Karena sejatiya hidup berhemat dianggap sebagai gaya hidup dibandingkan dengan suatu keharusan untuk berhemat. Dengan berhemat justru banyak keuntungan yang kita dapatkan. Seserorang yang displin dalam berhemat, bukan berarti pelit hlo. Mari simak ulasan berikut ini, agar kita dapat memahami perpebedaan antara hemat dan pelit.

Hidup Hemat tidak Selalu dengan Cara Memilih Sesuatu yang Murah

Sebagian orang memandang, jika berhemat selalu dipandang dengan seseoran yang mengalami kesusahan atau kekurangan. Ini tidaklah sepenuhnya benar. Karena terkadang pilihan untuk hidup hemat bukan selalu identik dengan sesuatu yang murah. 

Misalnya jika Anda memerlukan sebuah barang yaitu laptop. Anda pasti mengharapkan barang yang Anda beli tersebut dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama, memiliki garansi, fitur yang cukup memadai.

Dan semua harapan Anda pada barang tersebut tentu ingin barang yang bermerk dan pastinya dengan harga yang tidak murah pula. Dengan memiliki pertimbangan resiko kerusakan tersebut artinya Anda telah mempertimbangkan kerusakan jika membeli laptop dengan kualitas murah, Anda pun kemudian lebih memilih untuk mengeluarkan uang lebih untuk membeli laptop dengan kualitas yang sebanding dengan harganya.

Hemat berarti Banyak Mempertimbangkan diantara Sekian Pilihan

Memilih hidup hemat dilakukan dengan berbagai pertimbangan di saat orang lain impulsif saat berbelanja.

Pola pikir hemat membuatmu lebih memiliki pertimbangan dan peludi dengan setiap rupiah yang anda keluarkan. Serta membeli barang dengan melihat sisi fungsi kebutuhan sebelum melakukan pembelian barang. Gaya hidup hemat berarti bijak dalam mengelola kekuangan pribadi Anda.

Hidup Hemat Menghasilkan Kebebasan Finansial

Hidup hemat memang terkesan menekan seseorang untuk dapat membatasi setiap pilihan yang ia inginkan. Dalam beberapa hal, sebenarnya memang begitu.

Misalnya saja karena berhemat, Anda jadi lebih memilih untuk mengurangi kebiasaan nongkrong di tempat hiburan. Dengan hidup hemat jangka panjang, berhemat dapat membuat Anda meraih kebebasan finansial lebih mudah.

Orang yang lebih memilih hidup hemat rela untuk mengurangi kebutuhan yang ia inginkan. Sedikit menekan biaya kebutuhan bulanan, semakin banyak pula uang yang dapat di tabung dan di investasikan.

Anda tidak perlu merasa iri jika melihat tetangga membeli baju baru, mobil baru, perabotan baru, karena Anda tidak membutuhkanya saat ini. Semakin banyak tabungan, bisa makin banyak berinvestasi, yang artinya penghasilan yang pasifpun juga akan semakin banyak. 

Berhemat Memaksa Anda Menjadi Kreatif dan Produktif

Semakin terdesak semakin banyak akan yang muncul. Ini akan berlaku jika Anda hidup hemat. Misalnya saja ketika ingin mengadakan pesta pernikahan, ketika berhemat ada dalam rencana Anda, sangat memungkinkan Anda dan pasangan sepakat untuk membuat pesta pernikahan yang sederhana dan tentu saja murah. 

Upaya murah ini misalnya dengan membatasi jumlah tamu undangan (hanya teman dan keluarga terdekat), membuat souvenir pernikahan dari barang-barang daur ulang, menggunakan jasa teman dekat untuk menjadi fotografer dadakan, dan lain sebagainya. 

Berhemat membuat Anda semakin Kaya sedangkan Pelit Membuat Anda Menjadi Miskin

Sebutan orang pelit adalah orang yang takut kehilangan sebagian atau seluruh hartanya. Dia hanya berpikir bagaimana harta tidak berkurang, meskipun itu artinya hidup kekurangan. 

Akibatnya Anda akan merasa sangat miskin meskipun memiliki cukup banyak uang. Sebuah penelitian mengungkap fakta, seseorang akan lebih bahagia jika waktunya tidak di habiskan untuk memikirkan uang dan harta duniawi. Tetapi lebih bahagia jika waktunya digunakan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, berbagi dengan orang yang membutuhkan dan kesehatan. 

Bagaimana teman-teman, sudah mengerti kan perbedaan antara hemat dan pelit. Semoga ulasan diatas dapat bermanfaat bagi Anda.

Yang Kamu Suka:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info