Skip to main content

follow us

Tidak Terasa Sudah 6 Tahun Lamanya, Saya Menjadi Seorang Perokok

Tidak habis pikir kenapa dulu saya merokok. Dulu waktu Kelas 3 SMP pernah merokok, tapi masih sembunyi-sembunyi dirumah. Mungkin karena pergaulan yang kurang bersahabat, atau saya saja yang  kurang bisa menahan diri.

Akhirnya saya memutuskan untuk berhenti merokok saat itu. Ketika sudah lulus SMP melanjutkan ke SMK sekaligus Pondok Pesantren. Mana mungkin saya bisa merokok, karena peraturan di Ponpes tidak memperbolehkan santri merokok di lingkungan Ponpes. Hal ini menjadi kebiasaan baik, lebih mudah untuk berhenti merokok.

Setelah lulus dari SMK saya kerja di jakarta. Saat itu juga dosa saya mengkonsumsi asap rokok pun dimulai kembali, hingga saat ini. Karena saya hanya seorang buruh yang bekerja di luar ruangan. Kadang kebosanan menghampiri, dan lingkungan sekitar terdapat banyak teman yang merokok pula. Ini yang membuat kebiasaan tidak baik muncul.

Tak terasa sudah 6 tahun saya merokok. Kalau dipikir saya kehilangan banyak hal. Selain materi dan kesehatan, bagian paling saya sesalkan adalah kehilangan waktu. 

Bagaimana tidak? diwaktu istirahat jam kerja, yang seharusnya digunakan untuk menikmati makanan bergizi untuk tubuh, malah dihabiskan dengan rokok dan segelas kopi. 

6 tahun saya membuang waktu, 6 tahun saya membuang kesehatan, 6 tahun saya membuang materi. Sudah cukuplah saya dengan kebiasaan buruk ini, semakin lama semakin bosan dan tidak mengetahui di mana bagian nikmat dari menghisap asap.

Kenapa saya menuliskan pengalaman merokok ini? dan kenapa membagikanya di halaman blog pribadi?

Menurut saya ini bisa memberikan motivasi tersendiri bagi saya. Dengan menuliskan apa yang saya rasakan. Dan ingin menuliskan pengalaman berhenti berhenti merokok selama 30 hari kedepan. Akan lebih bagus lagi jika saya berhasil melanjutkanya di hari-hari selanjutnya. 

Tuhan menciptakan sesuatu pasti ada alasanya. Tentu tuhan tidak menyukai hambanya yang merusak dirinya sendiri ataupun lingkungan sekitar. Tapi menyukai seorang hamba yang merawat diri dan lingkungan. 

Besok adalah hari yang paling menentukan, dimana komitmen saya berhenti merokok dimulai. Dan memulai lembaran baru dengan hidup sehat. Bismillah...

Yang Kamu Suka:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar